CIPA, Gangguan Langka yang Membuat Tubuh Tak Rasakan Nyeri

  • 11 Mar 2026 12:08 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Congenital Insensitivity to Pain with Anhidrosis (CIPA) merupakan gangguan genetik langka yang membuat seseorang tidak dapat merasakan rasa sakit sejak lahir. Kondisi ini juga disertai dengan ketidakmampuan tubuh untuk berkeringat, sehingga penderita berisiko mengalami peningkatan suhu tubuh yang berbahaya.

Dilansir dari National Institutes of Health, CIPA terjadi akibat mutasi pada gen yang memengaruhi perkembangan saraf yang bertugas merasakan nyeri dan mengatur fungsi kelenjar keringat. Akibatnya, tubuh tidak dapat mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.

Gangguan ini biasanya mulai terlihat sejak masa bayi atau anak-anak. Anak dengan kondisi ini sering tidak menunjukkan reaksi ketika mengalami luka atau cedera yang seharusnya menimbulkan rasa sakit.

Penderita CIPA tetap dapat merasakan sentuhan atau tekanan, namun tidak merasakan nyeri yang menjadi sinyal peringatan alami tubuh terhadap bahaya.

Beberapa ciri yang dapat muncul pada penderita CIPA antara lain:

- Tidak merasakan sakit meskipun mengalami luka atau cedera

- Tidak dapat berkeringat meskipun berada di lingkungan panas

- Mudah mengalami demam tinggi karena tubuh tidak dapat mengatur suhu dengan baik

- Sering mengalami luka, memar, atau patah tulang tanpa disadari

- Menggigit lidah, bibir, atau jari tanpa merasa sakit, terutama pada masa kanak-kanak

Meski terdengar seperti kondisi yang membuat seseorang “kebal rasa sakit”, para ahli menjelaskan bahwa rasa sakit memiliki fungsi penting sebagai sistem peringatan tubuh terhadap cedera atau bahaya.

Tanpa kemampuan merasakan nyeri, penderita CIPA memiliki risiko lebih tinggi mengalami luka serius atau infeksi karena tidak menyadari adanya cedera pada tubuhnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan CIPA. Penanganan biasanya berfokus pada pemantauan kesehatan secara rutin, pengendalian suhu tubuh, serta pencegahan cedera dalam aktivitas sehari-hari.

Rekomendasi Berita