Jejak Masuknya Sate Taichan ke Indonesia, Kuliner Sederhana yang Menjadi Tren
- 09 Mar 2026 10:18 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Ragam kuliner di Indonesia terus berkembang seiring munculnya berbagai inovasi makanan yang digemari masyarakat. Salah satu yang sempat menjadi tren adalah Sate Taichan, yaitu sate ayam dengan penyajian berbeda dari sate pada umumnya. Jika biasanya sate disajikan dengan bumbu kacang atau kecap manis, sate taichan justru tampil sederhana dengan taburan garam, sambal pedas, dan perasan jeruk nipis.
Dikutip dari artikel kuliner di situs informasi kuliner Indonesia Indonesiakaya.com, asal-usul sate taichan di Indonesia berawal dari sebuah permintaan pelanggan di kawasan Senayan, Jakarta. Pada saat itu, seorang pembeli meminta sate ayam yang dibakar tanpa bumbu kacang ataupun kecap. Ia hanya menginginkan sate yang dibakar dengan sedikit garam, lalu disajikan bersama sambal dan jeruk nipis.
Permintaan tersebut kemudian dipenuhi oleh pedagang sate. Hasilnya ternyata memiliki cita rasa yang unik dan berbeda dari sate ayam pada umumnya. Daging ayam yang dibakar tanpa banyak bumbu menghasilkan rasa gurih yang berpadu dengan pedasnya sambal serta segarnya jeruk nipis.
Seiring waktu, menu sate yang sederhana ini mulai dikenal luas dan menarik perhatian para penikmat kuliner. Sekitar pertengahan tahun 2010-an, sate taichan semakin populer di berbagai pusat kuliner malam di Jakarta. Popularitasnya juga semakin meningkat setelah banyak dibagikan di media sosial oleh para pecinta kuliner.
Tren tersebut kemudian menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Surabaya. Di kota ini, sate taichan kini menjadi salah satu pilihan kuliner yang mudah ditemukan di kawasan jajanan malam maupun kedai makan kekinian.
Meski berasal dari inovasi sederhana, sate taichan berhasil menjadi salah satu variasi sate yang digemari masyarakat. Kehadirannya menunjukkan bahwa kreativitas dalam dunia kuliner dapat melahirkan sajian baru yang cepat diterima dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia.