Jejak Sejarah Nasi Kebuli, Perpaduan Rasa Timur tengah di Nusantara
- 10 Mar 2026 09:41 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Jawa Timur Nasi kebuli dikenal sebagai salah satu hidangan khas yang memiliki cita rasa kaya rempah dan aroma yang kuat. Makanan ini cukup populer di berbagai daerah di Indonesia dan sering dijumpai dalam acara keluarga maupun perayaan tertentu. Meski kini menjadi bagian dari kuliner Nusantara, nasi kebuli sebenarnya memiliki akar budaya yang berasal dari tradisi kuliner Timur Tengah.
Berdasarkan penjelasan Fadly Rahman dalam buku kuliner tradisional berjudul Jejak Rasa Nusantara, nasi kebuli mulai dikenal di Indonesia melalui interaksi perdagangan dan penyebaran budaya yang dibawa oleh para pedagang dari kawasan Timur Tengah. Para pedagang tersebut membawa berbagai tradisi kuliner yang kemudian berbaur dengan bahan dan selera masyarakat setempat.
Ciri khas nasi kebuli terletak pada penggunaan beras yang dimasak bersama kaldu daging kambing atau ayam, serta aneka rempah seperti kapulaga, cengkih, kayu manis, dan pala. Proses memasaknya menghasilkan nasi yang gurih dengan aroma rempah yang kuat. Hidangan ini biasanya disajikan bersama potongan daging kambing, acar, kismis, dan taburan bawang goreng yang menambah kelezatan rasanya.
Seiring perjalanan waktu, nasi kebuli mengalami penyesuaian dengan bahan dan cita rasa lokal. Perpaduan antara pengaruh Timur Tengah dan kekayaan rempah Nusantara membuat hidangan ini memiliki karakter rasa yang khas dan berbeda dari hidangan nasi lainnya.
Kini, nasi kebuli tidak hanya dikenal sebagai makanan khas komunitas tertentu, tetapi juga telah menjadi bagian dari keragaman kuliner Indonesia yang terus dilestarikan dan dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.