Wawali Solo Kunjungi Galeri Wayang Beber nDalem Atmo Supomo, Lestarikan Seni Langk

  • 01 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, melakukan kunjungan kerja ke Galeri Wayang Beber nDalem Atmo Supomo yang berlokasi di Kampung Baluwarti, Kompleks Keraton Surakarta, Kecamatan Pasarkliwon, Solo. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung upaya pelestarian seni langka "Wayang Beber" yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah budaya Surakarta.

Dalam kunjungan Sabtu 28 Februari 2026, Astrid Widayani didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Solo, Muhammad Bilal, serta Camat Pasarkliwon, Ari Wibowo.

Astrid menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi pengelola galeri dalam menjaga warisan leluhur. Menurutnya, Kampung Baluwarti merupakan destinasi wisata strategis yang sarat akan nilai sejarah.

"Hari ini kami mampir di nDalem Atmo Supomo. Saya melihat langsung pelestarian Wayang Beber yang sudah ada sejak tahun 60-an dan masih terjaga baik hingga sekarang. Tidak hanya Wayang Beber, di sini budaya Jawa dijaga secara holistik, mulai dari kelas Karawitan hingga Aksara Jawa," ujar Astrid.

Ia juga menyoroti keterlibatan generasi muda, termasuk mahasiswa dan wisatawan, yang aktif menghidupkan kegiatan di galeri tersebut. Astrid berharap Solo tetap menjadi kota berbudaya yang relevan bagi generasi penerus.

Menyadari bahwa Wayang Beber tidak sepopuler Wayang Kulit atau Wayang Orang, Astrid menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solo akan terus berkolaborasi dengan para seniman dan budayawan.

"Wayang Beber memiliki nilai moral dan unggah-ungguh yang penting sebagai panduan karakter masyarakat. Ke depan, kami akan mengintegrasikan Wayang Beber ke dalam kegiatan pemkot. Rencananya, setelah Lebaran akan ada panggung khusus di Kecamatan Pasarkliwon untuk menampilkan kesenian ini," katanya.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani saat berbincang dengan seniman lukis Wayang Beber Joko Sriyanto di Galeri Atmo Supomo Kampung Baluwarti, Pasarkliwon, Solo. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)

Doni Susanto, cucu dari Raden Ngabehi Atmo Supomo, pelukis Wayang Beber legendaris era Paku Buwono X hingga XII kini menjadi garda terdepan dalam merawat galeri tersebut. Ia mengungkapkan bahwa galeri ini berdiri atas dasar kepedulian terhadap seni yang mulai lupakan.

"Saya menempati rumah peninggalan eyang saya ini untuk mewadahi karya beliau, karya muridnya Bapak Joko Sriyono, hingga hibah lukisan dari rekan-rekan ISI Surakarta, Mojokerto, dan Sragen," kata Doni menjelaskan.

Terkait regenerasi, Doni mengakui adanya tantangan besar. Menurutnya menjadi pelukis atau dalang Wayang Beber butuh kejelian luar biasa. Saat ini, regenerasi banyak datang dari mahasiswa ISI Surakarta yang menyelesaikan lukisan sebagai syarat kelulusan.

"Bagi masyarakat umum, asal mereka tahu dan penasaran dengan keberadaan Wayang Beber saja saya sudah sangat senang," ucapnya.

Bagi masyarakat atau wisatawan yang ingin mempelajari seni ini, Galeri Wayang Beber nDalem Atmo Supomo terbuka untuk umum, mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB. Sedangkan galeri karya, diskusi budaya, hingga penyediaan informasi melalui brosur di hotel dan biro travel. MI

Rekomendasi Berita