Festival Imlek Harmoni Nusantara, Solo Tampilkan Barongsai-Dramatari Adaninggar

  • 01 Mar 2026 21:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kota Solo turut berpartisipasi dalam Pawai Budaya Festival Harmoni Imlek Nusantara 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Sabtu 28 Februari 2026. Festival tersebut merupakan akhir dari rangkaian kegiatan perayaan Imlek nasional yang memadukan budaya Tionghoa dan Jawa.

Festival Pawai Budaya yang digelar sore hari ini merupakan satu rangkaian dengan malam puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi membuka pawai sekitar pukul 16.26 WIB. Menag didampingi sejumlah wakil menteri dan kepala daerah.

Pada puncak perayaan Imlek 2577 ini, Kota Bengawan menampilkan pertunjukan Barongsai dan Liong dengan diiringi ensembel perkusi barongsai. Gerakan energik dan lincah ditunjukan para pemain untuk menghibur para penonton.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga mempersembahkan pertunjukan seni tradisional khas Jawa yakni karakter Jathil dan Cakil. Penampilan ini memaknai filosofi Jawa tentang keseimbangan antara kebaikan dan keburukan dalam kehidupan.

Kota Solo juga mempertunjukan dramatari Adaninggar dan Kelasworo. Persembahan seni ini melambangkan tokoh kuat dalam tradisi Jawa dan Tionghoa dengan menonjolkan filosofis keberanian dan kecantikan.

Wali Kota Solo, Respati Ardi yang datang langsung pada puncak perayaan Imlek 2026 ini memberikan apresiasi kepada para pelaku kesenian Kota Surakarta yang telah memberikan penampilan terbaiknya di acara tersebut. Dia menjelaskan jika keikutsertaan Kota Solo pada festival ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam menguatkan dan mempertahankan budaya serta toleransi.

“Melalui panggung nasional ini, kami ingin menunjukan bahwa Kota Solo merupakan Kota yang menjunjung tinggi akulturasi budaya. Pertunjukan-pertunjukan ini juga menggambarkan jika Kota Solo adalah rumah bagi ragam budaya yang tumbuh dan berdampingan secara harmoni,” ujarnya.

Dirinya juga senang karena para pelaku kesenian dari Solo yang tampil ini merupakan anak-anak muda. Ia pun memastikan akan terus berupaya menjaga warisan-warisan budaya di setiap generasi.

“Saya berharap generasi-generasi muda di Kota Surakarta dapat terus menjaga warisan budayanya. Keberlanjutan budaya di Kota Solo perlu kita jaga dan pertahankan bersama agar tetap eksis dan terus hidup selamanya,” kata dia. Rilis/MI

Rekomendasi Berita