Taman Jurug Menampilkan Wajah Baru yang Sangat Menawan

  • 04 Mar 2026 10:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Solo Safari yang terletak di Kota Surakarta kini menjadi destinasi wisata edukasi paling populer bagi masyarakat Jawa Tengah dengan wajah barunya. Dahulu kawasan ini bernama Taman Jurug namun pemerintah melakukan revitalisasi besar demi meningkatkan kualitas konservasi satwa di sana.

Pengelola meresmikan wajah baru kebun binatang ini pada awal tahun 2023 dengan konsep yang jauh lebih modern. Transformasi tersebut dilakukan agar pengunjung dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan berbagai koleksi satwa dalam lingkungan alami.

Wisatawan dapat menemukan lokasi ini di sisi timur Kota Solo, tepatnya berada di pinggir jalan raya utama yang mengarah ke Surabaya. Letaknya yang strategis membuat tempat ini mudah dikenali oleh para pengunjung.

Akses menuju lokasi tersebut juga sangat praktis, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari pusat kota, wisatawan dapat memanfaatkan layanan Batik Solo Trans untuk sampai ke tempat ini dengan nyaman.

Area ini dirancang tanpa pagar besi tradisional sehingga pemandangan satwa terlihat lebih luas dan sangat nyata bagi pengunjung. Hal ini membuktikan bahwa kebun binatang menjadi ruang untuk membangun kesadaran tentang keanekaragaman hayati dan pentingnya pelestarian. (Pambudi & Dianingrum, 2025)

Kehadiran Solo Safari memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata karena mampu menarik ribuan wisatawan. Wisatawan yang tidak saja dari Solo, bahkan Jateng, nasional dan mancanegara.

Wisata ini menjadi pilihan untuk menunjukkan hubungan antara lingkungan fisik kebun binatang dan pengalaman edukatif pengunjung (Mahfuzhoh, 2020).(Aris-Dimas Sahabat Magang UNS). Terbukti keberadaan Solo Safari memberi dampak positif bagi kota Solo dengan edukatifya bagi publik.

Sumber :

• Mahfuzhoh, E., & Saputra, A. (2020). Perilaku pengunjung anak di taman wisata edukasi satwa: Studi kasus Kebun Binatang Gembira Loka di Yogyakarta. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 17(1).

• Pambudi, W. A., & Dianingrum, A. (2025). Penerapan pendekatan ekoturisme pada konsep tapak dan tampilan redesain Kebun Binatang Gembira Loka. Senthong, 8(1), 189–196.

Rekomendasi Berita