Agama Harus Adaptif di Era AI dan Teknologi Digital

  • 28 Feb 2026 07:27 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Agama memiliki peran penting dalam memperkuat iman umat di tengah pesatnya kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pdt. Leopold Tamalawe, S.Th, M.Pdk menyampaikan bahwa kemajuan teknologi merupakan berkat sekaligus tantangan. Karena itu, agama-agama dituntut untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan tersebut demi pelayanan dan pembinaan umat.

“Teknologi, termasuk AI, adalah berkat tetapi juga tantangan. Tantangan itu tidak perlu dihindari melainkan harus dihadapi,” ujarnya kepada rri.co.id.

Ia mengakui bahwa dirinya pun memanfaatkan teknologi dan AI dalam berbagai aktivitas pelayanan.

“Tokoh agama tidak boleh tertinggal dalam memahami perkembangan dunia digital dan teknologi informasi”katanya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan pentingnya penanaman nilai-nilai etika kepada umat di era digital. Agama harus hadir membimbing berbagai generasi agar bijak dalam menggunakan teknologi.

“Hal tersebut sejalan dengan semangat kearifan lokal masyarakat Sangihe yaitu Somahe Kai Kehage, yang bermakna semakin ada tantangan, semakin bergairah untuk maju. Umat tidak boleh mundur menghadapi perubahan zaman, tetapi harus terus melajukan perahu kehidupan dengan iman yang kuat,”ucapnya. (alvrina)

Rekomendasi Berita