Piringku, Kunci Cegah Obesitas

  • 04 Mar 2026 21:09 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Isi PirPola makan sehat dengan gizi seimbang menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah obesitas.

Hal tersebut disampaikan dr. Hellen Iyong, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit hadir Penyakit Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam Dialog Interaktif di Pro 1 RRI Tahuna Rabu, 4 Maret 2026.

Menurut dr. Hellen, konsep “Isi Piringku” dapat menjadi panduan sederhana bagi masyarakat dalam mengatur komposisi makanan sehari-hari.

Dalam satu piring, harus terdapat makanan pokok sumber karbohidrat, sayuran sebagai sumber serat, serta lauk pauk sebagai sumber protein, baik hewani maupun nabati, ditambah buah-buahan.

Ia menjelaskan, masyarakat sering kali keliru dalam memilih kombinasi makanan, misalnya mengonsumsi nasi dan mi secara bersamaan yang keduanya merupakan sumber karbohidrat. Tanpa disadari, asupan karbohidrat menjadi berlebihan dan tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh.

Selain komposisi makanan, konsumsi gula dan makanan manis juga perlu dibatasi. Asupan gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan berpotensi disimpan dalam tubuh sebagai lemak jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Dalam momentum bulan puasa, dr. Hellen mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan saat berbuka, terutama dalam mengonsumsi gorengan dan minuman manis. Ia menegaskan bahwa makanan tersebut boleh dikonsumsi, namun tetap dalam porsi wajar dan tidak berlebihan.

Untuk menjaga kebugaran selama berpuasa, aktivitas fisik ringan hingga sedang tetap dianjurkan, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau berenang. Olahraga minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu dinilai cukup untuk membantu menjaga keseimbangan energi.

Kurang istirahat atau kebiasaan begadang juga dapat memicu obesitas. Kebiasaan ngemil di malam hari, terutama makanan tinggi gula dan lemak, tanpa diimbangi aktivitas, berisiko menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh jika berlangsung dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, dr. Hellen memaparkan dampak obesitas terhadap kesehatan, antara lain meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung koroner, diabetes melitus, perlemakan hati, hingga beberapa jenis kanker seperti kanker payudara pada wanita.

Ia menegaskan, pencegahan obesitas dapat dilakukan dengan menjaga pola makan seimbang, rutin beraktivitas fisik, menghindari begadang, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di fasilitas pelayanan kesehatan untuk memantau berat badan dan indeks massa tubuh.(Azizah)

Rekomendasi Berita