Olahraga Aman dan Sehat Selama Bulan Puasa
- 27 Feb 2026 11:52 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Bulan puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Meski asupan makan dan minum terbatas, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar tetap bugar. Kuncinya adalah memilih jenis olahraga yang tepat serta memperhatikan waktu pelaksanaannya.
Olahraga saat puasa sejatinya aman dilakukan, selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh. Aktivitas fisik yang tepat justru membantu menjaga kebugaran, memperlancar metabolisme, hingga meningkatkan kualitas tidur.
1. Jalan Santai, Pilihan Paling Aman
.webp)
Jalan santai menjadi opsi paling sederhana dan minim risiko. Intensitasnya ringan sehingga tidak banyak menguras energi. Waktu terbaik melakukannya adalah menjelang berbuka puasa atau setelah salat Tarawih. Durasi 20–30 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tanpa membuat tubuh kelelahan. Selain itu, berjalan kaki juga membantu menjaga kesehatan jantung dan mengontrol berat badan.
2. Yoga dan Peregangan, Bikin Tubuh Lebih Rileks
.webp)
Bagi yang ingin olahraga dengan intensitas rendah, yoga dan peregangan bisa menjadi pilihan. Gerakan yang lembut membantu menjaga fleksibilitas otot serta mengurangi rasa pegal akibat perubahan pola aktivitas selama puasa. Olahraga ini bisa dilakukan 15–30 menit di rumah, baik pagi hari setelah sahur maupun sore menjelang berbuka.
3. Bersepeda atau Jogging Ringan
.webp)
.webp)
Jika ingin aktivitas yang sedikit lebih intens, bersepeda santai atau jogging ringan bisa dicoba. Namun, pastikan tidak memaksakan diri dan pilih waktu mendekati berbuka agar tubuh segera mendapat asupan cairan setelahnya. Hindari olahraga berat di siang hari karena berisiko menyebabkan dehidrasi dan lemas berlebihan.
Perhatikan Waktu dan Asupan
Selain memilih jenis olahraga, pengaturan waktu juga penting. Ada dua waktu yang direkomendasikan, yakni:
Menjelang berbuka puasa, agar bisa segera mengganti cairan tubuh.
Setelah berbuka atau malam hari, ketika energi sudah kembali terisi.
Pastikan juga kebutuhan cairan tercukupi saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta buah dan sayur agar tubuh tetap kuat beraktivitas.
Pada akhirnya, olahraga saat puasa bukan soal seberapa berat latihan yang dilakukan, melainkan bagaimana menjaga konsistensi dan mendengarkan sinyal tubuh. Jika terasa pusing, lemas berlebihan, atau tanda dehidrasi muncul, sebaiknya segera berhenti.