iPhone 17 Pro Max Jadi Raja HP Bekas AS
- 20 Feb 2026 15:58 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Beberapa bulan setelah peluncuran resminya pada September 2025, iPhone 17 Pro Max yang masih terbilang baru kini sudah sering dijumpai di pasar ponsel bekas. iPhone 17 Pro Max justru sudah menduduki peringkat teratas dalam daftar ponsel yang paling sering dijual kembali di pasar second. Tren ini cukup mengejutkan banyak pengamat teknologi dan konsumen, karena biasanya ponsel flagship flagship baru fans tetap menyimpannya selama lebih dari setahun sebelum dijual kembali.
Berdasarkan laporan terbaru dari SellCell, perangkat flagship terbaru dari Apple itu kini menyumbang sekitar 11 persen lebih dari total 20 besar perangkat yang paling banyak ditukar tambah di AS. Angka tersebut menempatkannya di posisi nomor satu dalam ranking pasar HP bekas — mengungguli model-model lama yang sebelumnya mendominasi.
Dominasi iPhone di Pasar Second
Data yang sama menunjukkan bahwa daftar 20 besar ponsel bekas di AS masih didominasi lini iPhone generasi sebelumnya. Namun yang menarik, iPhone 17 Pro Max mampu melesat ke puncak hanya dalam hitungan bulan sejak peluncuran. Kondisi ini menunjukkan tingginya volume unit yang beredar di pasar resale, meskipun usianya masih sangat muda dibanding model-model lain.
Dikutip dari MacRumors, Di ranking 20 smartphone bekas yang paling sering muncul di pasar AS:
iPhone 17 Pro Max – sekitar 11,5%
iPhone 15 Pro Max – sekitar 7,3%
iPhone 14 Pro Max – sekitar 7,3%
iPhone 16 Pro Max – sekitar 7,2%
Data ini menunjukkan dominasi seri iPhone dalam pangsa pasar bekas, dengan iPhone 17 Pro Max memimpin jauh di depan model lain meskipun usianya masih sangat muda.
Kenapa Banyak yang Menjual ?
Pengamat teknologi luar menilai lonjakan tersebut bukan pertanda adanya masalah pada perangkat. Sebaliknya, tingginya perputaran unit dinilai sebagai dampak dari kuatnya nilai jual kembali produk Apple. Dalam laporan pasar disebutkan, depresiasi harga iPhone 17 Pro Max tergolong lebih lambat dibanding beberapa generasi sebelumnya dalam periode waktu yang sama. Artinya, pengguna yang menjual cepat masih bisa memperoleh nilai yang relatif tinggi. “Ketika nilai resale tetap kuat, konsumen cenderung memanfaatkan momentum itu untuk menjual sebelum harga turun lebih jauh,” ungkap seorang analis industri smartphone AS dalam kajian pasar terbaru
"Tren ini mencerminkan perilaku konsumen yang semakin strategis dalam memaksimalkan nilai barang mereka. Karena nilai resale iPhone 17 Pro Max masih kuat, banyak pengguna memilih menjualnya lebih cepat untuk acc cash atau beralih ke model lain,” ujar seorang pengamat pasar gadget internasional dalam laporan terbaru yang dikutip dari TechTimes.
Beberapa analis juga melihat bahwa tekanan ekonomi global dan meningkatnya pilihan smartphone flagship dari merek lain membuat konsumen lebih cepat mempertimbangkan opsi penjualan kembali ponselnya, terutama bila mereka merasa pembaruan fitur tidak terlalu besar dibanding dengan seri sebelumnya.
Ramainya iPhone 17 Pro Max di pasar second Amerika bukan berarti produknya gagal atau kurang diminati. Justru sebaliknya, tingginya nilai jual kembali serta agresifnya program tukar tambah membuat perputaran perangkat menjadi lebih cepat dari generasi sebelumnya. Di pasar modern, usia rilis bukan lagi penentu utama lamanya sebuah ponsel bertahan di tangan pengguna. Strategi finansial dan dinamika pasar kini ikut menentukan arah pergerakan smartphone flagship.