Kedai kopi minimalis di Perbatasan Indonesia - Filipina

  • 15 Okt 2025 19:12 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud : Keberadaan Kedai Kopi yang memiliki suasana elegan dengan menu bervariasi yang berkelas namun harganya terbilang murah meriah merupakan sesuatu hal yang langka di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara.

Kedai kopi yang memiliki sajian kopi diolah sendiri juga bisa dihitung dengan jari, Arunika Coffe And Friends salah satunya.

Kedai minimalis yang terletak di Ibu Kota Kabupaten perbatasan Indonesia - Filipina ini didesain dengan berbagai tampilan interior layaknya kedai coffe di kota besar didukung berbagai fasilitas seperti free wifi, musik, tempat nongkrong yang nyaman di dalam maupun di luar kedai dan lain sebagainya

Randy Pulisan Owner dari kedai ini mengungkapkan dirinya terinspirasi membuka usaha ini setelah 3 tahun resign dari salah satu perusahan swasta yang bergerak dibidang dan salah satu Bank BUMN. Selain modal ratusan juta, dirinya juga diberikan sebidang tanah yang sempat terbengkalai untuk dijadikan tempat usaha oleh orang tuanya .

" Inspirasi dan yang memotivasi saya untuk membangun kedai kopi karena usaha ini highnya sekarang di Indonesia lagi naik naiknya. Jadi terpikir dalam benak saya kenapa tak juga dibangun di Talaud. Kedai ini dibangun dari nol. Untuk tanah milik orang tua. Jadi saya izin ke mereka untuk mengelola, sedangkan bangunannya saya pikir sendiri untik dibangun," ujar Randy

Ia mengkalkulasi, untuk biaya atau budget pembangunan merogoh kocek senilai kurang lebih 150 juta hingga 200 - an juta rupiah. Dari usaha yang dibuka pada tahun 2022 akhir ini, dirinya bisa meraup omzet lumayan senilai 10 hingga 15 juta rupiah sebulan.

" Tapi untuk kondisi sekarang yang mungkin terdampak inflasi atau resesi ekonomi secara umum di Indonesia khususnya di Talaud, omzet mengalami penurunan. Meski begitu harga menu disini masih terjangkau dan boleh dikata murah, mulai dari 10 ribu hingga 15 ribu rupiah per item," katanya

Dengan rasa yang memanjakan lidah dan pas takarannya, kopi Arunika serta menu lainnya menjadi langganan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah, latar belakang profesi dan usia. Tak perlu merogoh kocek hingga ratusan ribu rupiah, harga menu disini mulai dari 10 ribu hingga 25 ribu rupiah.

Ati salah seorang pengujung ditemani Jeki sahabatnya mengaku puas dengan pelayanan di kedai kopi tersebut sembari merekomendasikannya kepada khayalak umum untuk menjadi tempat pilihan nongkrong dan lokasi kerja offline di luar kantor.

Arunika coffe and friends dibuka sejak pagi hingga malam hari dan terbagi menjadi 2 shift.

Rekomendasi Berita