Bangun Pagi dengan Semangat dan Ikhtiar Baik

  • 18 Feb 2026 10:01 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bangun pagi bukan sekadar rutinitas harian, melainkan momentum penting untuk memulai hari dengan semangat dan niat yang lurus. Dalam berbagai kajian psikologi, pagi hari disebut sebagai waktu paling efektif untuk membangun fokus, energi, dan suasana hati yang positif sebelum aktivitas dimulai.

Dalam ajaran Islam, waktu pagi bahkan memiliki keistimewaan tersendiri. Rasulullah SAW pernah berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Spirit ini sejalan dengan nilai ikhtiar, yakni upaya sungguh-sungguh yang dilakukan manusia sebelum menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

Dikutip dari https://www.gramedia.com/best-seller/carabangun-pagi/, ecara ilmiah, kebiasaan bangun pagi membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Paparan sinar matahari pagi dapat meningkatkan hormon serotonin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati dan menjaga kesehatan mental. Tak heran jika banyak tokoh sukses dunia menempatkan pagi hari sebagai waktu terbaik untuk merencanakan target dan menyusun prioritas.

Namun, bangun pagi saja tidak cukup tanpa diiringi semangat dan ikhtiar yang baik. Semangat menjadi bahan bakar batin, sementara ikhtiar adalah langkah nyata yang diwujudkan melalui tindakan konkret, seperti, menyusun daftar pekerjaan, menetapkan target harian, serta menjaga konsistensi.

Bagi pelajar dan mahasiswa, pagi hari bisa dimanfaatkan untuk membaca atau mengulang pelajaran sebelum berangkat ke sekolah. Sementara bagi pekerja, waktu pagi dapat digunakan untuk perencanaan kerja agar aktivitas lebih terarah dan efisien.

Di tengah tantangan era digital yang kerap membuat waktu tidur bergeser semakin larut, membangun kebiasaan bangun pagi menjadi tantangan tersendiri. Dibutuhkan komitmen untuk mengatur waktu istirahat, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kualitas tidur yang baik.

Rekomendasi Berita