Pelatihan Produksi Konten Video Berbasis AI dilingkungan RRI

  • 27 Feb 2026 09:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Satgas Percepatan Digitalisasi RRI bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Penyiaran Radio LPP RRI telah menyelenggarakan “Pelatihan Produksi Konten Video Berbasis AI Tahap 3” pada 24 hingga 26 Februari 2026 secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Satuan Kerja (Satker) tipe B yang mana dari masing-masing satker menunjuk dua orang perwakilan sebagai peserta dan berasal dari bidang Konten Media Baru (KMB).

Mochamad Bugi Hidayat, Kepala Satgas Percepatan AI di RRI, pada penutupan kegiatan mengatakan bahwa sebagai media RRI juga harus terus beradaptasi dan berinovasi sesuai dengan perkembangan jaman. Hal ini salah satunya untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kita tahu bahwa sosial media itu marak sekali, maka pelatihan terkait AI ini juga sangat kita butuhkan," ucap Bugi, Kamis 26 Februari 2026.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 hari itu, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan penggunaan AI dalam keidupan sehari-hari atau untuk keperluan membantu dan memudahkan pekerjaan. Materi-materi seperti penjelasan umum tentang AI, peran storytelling dan pengembangan narasi visual, sampai pembuatan prompt yang Efektif diberikan agar para peserta dapat menghasilkan konten yang maksimal.

Pada pelatihan tahap 3 ini para peserta dibantu oleh mentor yang disediakan untuk menghasilkan konten berbasis AI dengan tema ramadhan yang kemudian diuploud pada sosial media satker masing-masing. Tidak hanya menggunakan satu tools AI, para peserta juga diminta untuk sekreatif mungkin mengkombinasikan penggunaan AI agar konten yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.

"Dan setelah kita lihat hasilnya, tahap ke 3 ini punya peserta yang idenya bener-benar liar," katanya.

Pelatihan serupa pun akan diselenggarakan kembali dengan sasaran satker tipe C dari seluruh Indonesia, yang tentu saja akan dilakukan secara bertahap. Hal ini tentu saja agar pemahaman dan pemanfaatan AI dapat lebih merata dan maksimal dilingkungan RRI, sehingga mampu bersaing dengan media lainnya.

Rekomendasi Berita