Puasa Lancar tanpa Asam Lambung Bagi Pecinta Kopi

  • 28 Feb 2026 12:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID Tanjungpinang - Selama menjalankan puasa tentunya kita harus mengkonsumsi makanan dan minuman sehat yang mendukung tubuh untuk tetap segar mulai dari setelah waktu sahur hingga berbuka puasa. Namun apakah mengkonsumsi kopi baik bagi tubuh atau dapat mempengaruhi tubuh saat menjalankan puasa ?

Dikutip dari laman https://www.alodokter.com/minum-kopi-saat-sahur-boleh-atau-tidak, minum kopi saat sahur sering dipilih sebagai cara agar tubuh tetap segar dan tidak mudah mengantuk saat menjalani puasa. Namun, di balik sensasi segar tersebut, minum kopi saat sahur juga perlu diperhatikan efeknya terhadap kesehatan, terutama jika Anda memiliki masalah lambung atau sensitif terhadap kafein.

Saat sahur, banyak orang memilih minum kopi agar tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah mengantuk selama puasa. Kandungan kafein dalam kopi memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, respons tubuh terhadap minum kopi saat sahur bisa berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang merasa tetap nyaman, tetapi ada juga yang mengalami keluhan, seperti perut tidak nyaman atau jantung berdebar, terutama jika sensitif terhadap kafein.

Bagi Anda yang memang tidak bisa menghindari untuk mengkonsumsi kopi selama bulan puasa, ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut :

  1. Batasi konsumsi kopi maksimal 1 cangkir kecil atau sekitar 150 ml saat sahur.

  2. Pilih kopi tanpa gula atau hanya sedikit gula, karena gula berlebihan dapat memicu lonjakan gula darah dan membuat tubuh cepat lemas saat puasa.

  3. Sebaiknya minum kopi diatas 2 jam setelah makan, bukan dalam kondisi perut kosong, untuk membantu mengurangi risiko iritasi lambung.

  4. Minum air putih yang cukup saat sahur dan setelah berbuka puasa agar keseimbangan cairan tetap terjaga selama berpuasa.

Jika memiliki riwayat maag, GERD, gangguan irama jantung, gangguan pencernaan atau sedang hamil, sebaiknya batasi atau hindari minum kopi saat sahur karena tubuh bisa lebih sensitif terhadap efek kafein.

Rekomendasi Berita