Eńau dan Ari Rilis Sesi Potret
- 04 Feb 2026 12:50 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID,Tarakan - Industri musik Indonesia kembali diperkaya dengan hadirnya sebuah karya yang lahir dari kejujuran dan kedalaman emosi. eńau dan Ari Lesmana resmi merilis lagu kolaborasi bertajuk "Sesi Potret" pada 28 Januari 2026.
Lagu ini bukan sekadar pertemuan dua musisi berbakat, melainkan percakapan batin dua jiwa yang menyuarakan cerita tentang kerinduan, kehilangan, dan pentingnya waktu bersama orang-orang tercinta.
Dengan pendekatan lirik yang reflektif khas eńau dan vokal ekspresif penuh emosi dari Ari Lesmana, "Sesi Potret" menghadirkan perspektif berbeda yang saling melengkapi.
Lagu yang diciptakan pada awal November 2025 ini merupakan representasi dari banyak kisah nyata tentang duka kehilangan dan penyesalan. eńau mengungkapkan bahwa "Sesi Potret" terinspirasi dari pengalaman orang-orang di sekitarnya dan istrinya yang mengalami kehilangan orang terkasih.
Lagu ini menjadi pengingat bahwa waktu dengan orang-orang tercinta sangatlah berharga dan tidak bisa diulang. Terkadang gengsi dan kesibukan membuat kita menunda-nunda untuk bertemu atau sekadar memberikan pelukan hangat, hingga akhirnya menyesal ketika waktu itu tak bisa kembali lagi.
Dari sisi produksi, eńau mempercayakan lagu ini kepada Kevin Pangestu sebagai music producer. Setelah aransemen selesai diproduksi, eńau kemudian mengajak Ari Lesmana untuk berkolaborasi dalam proyek istimewa ini.
Kolaborasi ini terasa sangat personal karena Ari adalah kakak kandung eńau, sehingga chemistry dan pemahaman emosional mereka tertuang dengan sangat alami dalam setiap bait lagu. Kehadiran Ari memberikan dimensi baru yang memperkuat pesan mendalam dari "Sesi Potret".
Proses kreatif "Sesi Potret" melibatkan tim solid yang berkontribusi dalam berbagai aspek. Kevin Pangestu mengisi instrumen gitar, Ryan Wijaya pada bass, dan Syade Rian di drum.
Yang menarik, Mulia Kennedy, istri eńau, turut membantu menuangkan ide-ide ke dalam bentuk lirik yang lebih indah, yang kemudian disempurnakan oleh Ari Lesmana. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa karya musik terbaik lahir dari kerja sama tim yang saling mendukung dan memahami visi bersama.
"Sesi Potret" hadir sebagai pengingat universal bahwa suatu hari kita semua mungkin akan kehilangan orang yang kita cintai. eńau berharap lagu ini dapat menyentuh hati pendengar dan menginspirasi mereka untuk menyempatkan waktu bertemu, mengabadikan momen dalam sebuah potret, atau sekadar bertukar kabar selagi masih ada kesempatan.
Pesan sederhana namun powerful ini mengajak kita untuk tidak menunda-nunda memberi dan menyimpan memori baik bersama orang-orang terkasih, karena waktu tidak pernah menunggu. (Nur Halimah)