Adymas Nahkodai KORMI Bulungan, Usung Strategi ‘Kuda Troya Inorga’
- 07 Mar 2026 20:23 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Kepemimpinan baru Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bulungan resmi dimulai.
Adymas Putro Utomo dilantik sebagai Ketua KORMI Bulungan periode 2026–2030, Sabtu (7/3/2026).
Dalam kepemimpinannya, Adymas langsung memperkenalkan strategi bertajuk “Kuda Troya Inorga”, sebuah konsep integrasi antarinduk organisasi olahraga (Inorga) yang dirancang untuk memperluas dampak olahraga masyarakat, tidak hanya pada kebugaran, tetapi juga pada sektor ekonomi, pariwisata, dan budaya di Bulungan.
Adymas menjelaskan, olahraga masyarakat memiliki posisi strategis dalam sistem keolahragaan nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keolahragaan.
“Dalam undang-undang disebutkan ada tiga jenis olahraga, yakni olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi. KORMI berada pada ruang olahraga masyarakat. Tugas kita adalah bagaimana memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ujar Adymas dalam sambutannya.
Ia menilai olahraga masyarakat memiliki dampak luas karena mampu menggerakkan partisipasi publik sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi baru di daerah.
Melalui strategi “Kuda Troya Inorga”, KORMI Bulungan akan mengintegrasikan berbagai kegiatan olahraga rekreasi dengan sektor kepemudaan, pariwisata, ekonomi, serta budaya.
Konsep ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas manfaat kegiatan olahraga bagi masyarakat.
“Melalui Inorga, kita ingin meramu olahraga dengan budaya, pariwisata, dan ekonomi. Jadi kegiatan olahraga bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga mampu menciptakan ruang interaksi sosial dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.
Adymas juga menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak memulai dari nol. Ia menyebut berbagai fondasi yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya akan menjadi pijakan untuk memperkuat program KORMI ke depan.
“Pondasi yang sudah diletakkan pengurus sebelumnya, khususnya Bang Sarwani, tentu akan kami lanjutkan dan kembangkan. Salah satu yang sudah menjadi identitas adalah Festival Sungai Kayan yang ke depan akan terus kita dorong agar lebih besar dampaknya,” katanya.
Dalam periode 2026–2030, KORMI Bulungan juga mengusung visi inovatif, inklusif, dan berkelanjutan dengan tagline “KORMI Bulungan Adaptif”, yang menargetkan terwujudnya masyarakat Bulungan yang bugar dan bahagia pada 2030.
Visi tersebut akan dijalankan melalui penguatan olahraga masyarakat, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta pembudayaan olahraga sebagai aktivitas yang menyenangkan dan produktif bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris KORMI Kaltara, Suryanata Al Islami yang hadir mewakili Ketua KORMI Kaltara, mengapresiasi gagasan yang dibawa oleh kepengurusan baru KORMI Bulungan.
Ia menilai konsep KORMI Adaptif dan strategi yang diusung dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara olahraga masyarakat dengan berbagai sektor pembangunan daerah.
“Bulungan menjadi daerah pertama di Kaltara yang memiliki tagline KORMI Adaptif. Ini menunjukkan semangat baru untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas peran olahraga masyarakat,” ujarnya.
Suryanata berharap KORMI Bulungan dapat berperan aktif dalam berbagai agenda daerah, termasuk kegiatan pariwisata, festival budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif berbasis olahraga rekreasi.
Ia juga mendorong KORMI Bulungan mulai mempersiapkan para penggiat olahraga masyarakat untuk berpartisipasi dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027 yang akan digelar di Sulawesi Tengah.
“Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak, kita berharap kontingen Bulungan dapat ikut berkontribusi dan membawa nama Kalimantan Utara lebih baik pada FORNAS 2027,” pungkasnya. (rln/sti)