Sejarah Madu Mongso: Permen Tape dari Tanah Jawa

  • 30 Sep 2025 22:46 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Indonesia kaya akan jajanan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya adalah Madu Mongso, permen legit berbahan dasar tape ketan hitam yang dibungkus kertas warna-warni. Tak hanya manis di lidah, kudapan ini juga kaya sejarah dan filosofi.

Madu Mongso berasal dari Jawa Timur, khususnya berkembang pesat di daerah Madiun dan sekitarnya. Nama “Madu Mongso” sendiri memiliki arti filosofis:

"Madu" berarti manis,

"Mongso" berarti musim atau waktu.

Jika digabungkan, "Madu Mongso" dapat dimaknai sebagai manisnya waktu atau musim kehidupan, sebuah harapan akan masa depan yang penuh kebahagiaan.

Jajanan ini dulunya hanya disajikan dalam acara-acara adat, pernikahan, atau hari besar. Kini, Madu Mongso telah menjadi oleh-oleh khas yang digemari lintas generasi. Kelezatan dan ketahanannya membuatnya cocok sebagai suguhan dan buah tangan. Bahkan di Hari Raya.

Meski tampak sederhana, pembuatan Madu Mongso membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Ingin mencoba? Berikut resepnya.

Bahan Utama:

1 kg tape ketan hitam (yang manis dan tidak terlalu basah)

500 gram gula pasir

400 ml santan kental

3 lembar daun pandan

½ sdt garam

Kertas minyak warna-warni (untuk membungkus)

Cara Membuat:

1. Haluskan Tape: Peras tape ketan agar tidak terlalu basah, lalu haluskan hingga lembut.

2. Masak Semua Bahan: Campur tape halus, gula, santan, garam, dan daun pandan dalam wajan besar.

3. Aduk Hingga Kental: Masak di atas api kecil sambil diaduk terus hingga adonan mengental, kalis, dan tidak lengket di wajan. Proses ini bisa memakan waktu 1–2 jam.

4. Dinginkan & Bungkus: Setelah matang, diamkan adonan hingga dingin. Bentuk adonan menjadi silinder kecil, lalu bungkus dengan kertas minyak warna-warni.

Madu Mongso yang baik memiliki tekstur lembut, rasa manis asam khas tape, dan aroma santan yang harum. Bisa tahan hingga 1 bulan jika disimpan dalam wadah kedap udara.

Madu Mongso bukan sekadar camilan manis, tapi juga simbol warisan kuliner yang menyatukan rasa, waktu, dan budaya. Di tengah gempuran makanan modern, jajanan ini membuktikan bahwa rasa tradisional tetap punya tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.

Madu Mongso, rasa klasik yang selalu mengundang rindu. RV


Rekomendasi Berita