Seni Budaya Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
- 26 Sep 2025 16:39 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Festival Iraw Tengkayu akan di gelar pada Oktober mendatang. Festival kebudayaan Suku Tidung tersebut menurut Dosen Ekonomi Universitas Borneo Tarakan, Margiyono memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM. Tidak hanya yang bergerak dibidang kuliner saja tetapi juga berdampak positif bagi penyedia jasa transportasi, perhotelan, cendera mata dan lain sebagainya. Sebab, festival ini tidak hanya menarik warga lokal, tetapi wisatawan dosmestik bahkan juga mancanegara. Margiyono pun berharap festival seni budaya seperti Iraw Tengkayu bisa lebih sering di selenggarakan di Tarakan.
Yang akan menggeliat adalah sektor transportasi. Transportasi udara nya, transportasi darat nya,terus mungkin baik itu sewa mobil sewa, menerima yaitu tetesan pendapatan itu. Nah yang kedua setelah mereka telah menggunakan jasa transportasi kan pasti akan menggunakan jasa perhotelan, " ujar Margiyono, Kamis(25/9/2025)
Persiapan pelaksanaan Iraw Tengkayu 2025 terus dimatangkan. Event budaya tahunan yang sudah masuk dalam warisan budaya tak benda ini akan digelar pada 11–12 Oktober mendatang dengan rangkaian kegiatan utama pawai budaya dan larung Padau Tujuh Dulung.
Iraw Tengkayu bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, event ini diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi pelestarian tradisi maupun peningkatan kesejahteraan melalui partisipasi UMKM.