Festival Akebay 2025: Tampilkan Pesona Alam Pulau Maitara
- 01 Mei 2025 19:56 WIB
- Ternate
KBRN, Tidore: Keindahan Pulau Maitara kembali menjadi sorotan dengan hadirnya Festival Akebay 2025, yang akan digelar pada 18–19 Juli mendatang di Desa Maitara Akebay, Kota Tidore Kepulauan. Festival ini merupakan bentuk ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat lokal yang dikemas dalam semangat pariwisata berkelanjutan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Akebay, Aprianto Udin, menyampaikan bahwa Festival Akebay kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan tetap konsisten menjadi agenda tahunan yang digagas oleh masyarakat desa bersama Pokdarwis. Tahun ini, festival mengusung tema "Ekspresi dalam Seni & Budaya", sebagai cerminan kekayaan identitas lokal yang masih terjaga di tengah perubahan zaman.
"Festival Akebay adalah ruang ekspresi masyarakat dalam merawat dan memperkenalkan tradisi, budaya, serta kekayaan alam Pulau Maitara kepada publik luas," ujar Aprianto kepada rri.co.id, Kamis (1/5/2025).
Desa Maitara Akebay sendiri merupakan salah satu desa wisata unggulan Provinsi Maluku Utara, bahkan berhasil masuk 10 besar Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Rangkaian kegiatan dalam festival tahun ini akan semakin semarak dengan hadirnya berbagai program unggulan seperti Kololigam—ritual adat mengelilingi kampung, Expo Ekonomi Kreatif, Tour Media, Kemping Land, pertunjukan seni, serta aktivitas wisata bahari.
Festival ini tidak hanya menonjolkan nilai budaya dan tradisi lokal, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk memperkenalkan produk-produk unggulan kepada wisatawan. Selain itu, wisatawan yang berkunjung akan disuguhkan keindahan alam Maitara yang berada di antara dua kota bersejarah: Ternate dan Tidore.
Dengan latar belakang laut biru, perbukitan hijau, serta keramahan masyarakatnya, Pulau Maitara menjadi destinasi yang sangat menjanjikan untuk wisata berbasis budaya dan edukasi. "Festival Akebay 2025 pun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Maitara sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur. Untuk itu kami berharap mendapat dukungan dari Pemprov Maluku Utara,"kata Aprianto