AI Diterapkan di Sekolah Tolitoli untuk Mitigasi Bencana

  • 13 Nov 2025 07:35 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai dikembangkan di lingkungan pendidikan untuk mendukung upaya mitigasi bencana, khususnya di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Moh. Syahrul, S.Pd, guru Geografi SMA Lampasio, jurusan IPS Geografi, dalam keterangannya kepada rri.co.id, Rabu (12/10/2025).

Menurut Syahrul, mitigasi bencana menjadi hal yang sangat penting dilakukan mengingat Kabupaten Tolitoli merupakan daerah rawan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor. Dari sepuluh kecamatan yang ada, sembilan di antaranya merupakan wilayah pesisir dengan potensi tinggi terhadap bencana.

“Dengan adanya teknologi AI, kita bisa memanfaatkan data untuk kepentingan mitigasi bencana di sekolah-sekolah. Apalagi sekarang setiap sekolah sudah mendapat bantuan perangkat teknologi seperti TV layar lebar dari Bapak Presiden Prabowo. Ini bisa kita gunakan untuk pembelajaran dan simulasi kebencanaan,” jelas Syahrul.

Ia menambahkan, penerapan teknologi AI dapat membantu sekolah dalam mengolah data domisili siswa, membuat visualisasi peta wilayah rawan bencana, serta menentukan arah evakuasi saat terjadi bencana seperti tsunami atau gempa bumi.

“Dengan adanya simulasi berbasis teknologi, siswa bisa belajar bagaimana bertindak saat bencana terjadi. Selain itu, pihak sekolah juga lebih mudah mengambil keputusan terkait penanganan darurat,” ujarnya.

Syahrul berharap ke depan sekolah-sekolah di Tolitoli dapat menjalin kerja sama dengan BMKG untuk mengakses data real-time mengenai potensi bencana. Ia juga menilai dukungan jaringan internet yang semakin baik, baik di wilayah kota maupun desa, akan mempermudah penerapan teknologi tersebut.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan teknologi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan siswa terhadap bencana, terutama di wilayah pesisir Kabupaten Tolitoli.

Rekomendasi Berita