Tradisi Nastar Rumahan Sambut Hangat Tamu Lebaran
- 08 Mar 2026 22:04 WIB
- Toli Toli
RRI CO.ID, Tolitoli - Menjelang Hari Raya Idul fitri, banyak keluarga memiliki tradisi khusus untuk menyambut tamu yang datang bersilaturahmi. Salah satu tradisi tersebut dijalankan oleh Maya yang setiap tahun selalu menyiapkan kue nastar di ruang tamunya.
Kue berisi selai nanas ini menjadi hidangan wajib yang selalu dinantikan oleh keluarga dan para tamu yang berkunjung saat Lebaran.
Ibu Maya mengaku sudah membuat kue nastar sendiri sejak beberapa tahun terakhir. Ia merasa lebih puas jika bisa menyajikan kue buatan tangan sendiri dibandingkan membeli di toko.
Selain rasanya yang bisa disesuaikan dengan selera keluarga, proses membuatnya juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya.
Setiap menjelang Lebaran, dapur rumah Ibu Maya selalu dipenuhi aroma harum kue yang sedang dipanggang. Ia biasanya mulai menyiapkan bahan-bahan beberapa hari sebelum hari raya tiba. Tepung, mentega, telur, dan selai nanas menjadi bahan utama yang selalu tersedia di dapurnya.
Menurut Ibu Maya, membuat nastar memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Ia harus membentuk adonan kecil-kecil, mengisinya dengan selai nanas, lalu memegangnya hingga matang berwarna keemasan. Meski cukup melelahkan, hasil akhirnya selalu membuatnya merasa bangga.ujar Maya kepada rri.co.id
Minggu 8 Maret 2026
Kue nastar yang disajikan di ruang tamu itu tidak hanya dinikmati oleh anggota keluarga, tetapi juga oleh para tetangga dan kerabat yang datang bersilaturahmi. Banyak dari mereka memuji rasa nastar buatan Ibu Maya yang lembut dan manisnya pas.
Bagi Ibu Maya, membuat kue sendiri juga menjadi cara untuk menjaga tradisi keluarga.
Ia berharap kebiasaan ini dapat terus dilanjutkan oleh anak-anaknya di masa depan. Dengan begitu, suasana hangat dan kebersamaan saat Lebaran tetap bisa dirasakan setiap tahun.
Melalui kue nastar buatannya, Ibu Maya ingin berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di sekitarnya. Baginya, Lebaran bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi, kebersamaan, dan menjaga tradisi yang telah lama dijalankan dalam keluarga.