Pulau Tampelekan Tolitoli Jadi Destinasi Wisata Baru Eksotis
- 25 Okt 2025 13:31 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Desa wisata kini menjadi salah satu upaya pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal yang mengandalkan kekayaan alam, budaya, serta kehidupan masyarakat desa. Konsep ini tidak hanya terbatas pada wisata bahari di pesisir pantai, tetapi juga mencakup wilayah pegunungan dan kawasan terpencil dengan tujuan utama menggerakkan ekonomi warga melalui kuliner dan kearifan lokal.
Salah satu contohnya dapat ditemukan di Desa Simatang, Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli. Pemerintah desa setempat tengah mengembangkan potensi wisata Pulau Tampelekan, sebuah pulau kecil yang memiliki keunggulan eksotis dan suasana tenang jauh dari hiruk pikuk keramaian. Keindahan pasir putih, hamparan batu karang, dan habitat mangrove menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Selain panorama alamnya, Pulau Tampelekan juga menawarkan beragam kuliner hasil laut khas masyarakat setempat. Fasilitas wisata di kawasan tersebut terus dibenahi agar pengunjung dapat menikmati liburan nyaman bersama keluarga. Akses menuju pulau pun tergolong mudah karena telah tersedia layanan transportasi laut dari wilayah pesisir Simatang.
Kepala Desa Simatang Tanjung, Sulaiman, mengatakan bahwa Pulau Tampelekan awalnya merupakan tempat persinggahan nelayan. Namun, berkat kerja sama pemerintah desa dan masyarakat, kawasan tersebut kini dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan.
“Pulau kecil Tampelekan ini dulunya hanya tempat singgah nelayan, tapi sejak saya menjabat kepala desa, kami bersama warga berinisiatif mengembangkannya menjadi lokasi wisata karena potensinya sangat besar. Dengan anggaran desa yang ada, kami benahi fasilitasnya dan Alhamdulillah, kini banyak warga yang berkunjung,” ujar Sulaiman kepada rri.co.id, Sabtu (25/10/2025).
Ia menambahkan, keberadaan wisata Pulau Tampelekan tidak hanya memperkenalkan potensi alam Desa Simatang, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan UMKM masyarakat sekitar melalui penjualan kuliner dan produk berbasis kearifan lokal. Pemerintah desa berharap pengembangan ini mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga serta memperkuat posisi Tolitoli sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Tengah.