DLH Maluku Tenggara Jadikan Lantana Primadona Estetika Kota
- 26 Feb 2026 19:23 WIB
- Tual
RRI.ID.CO, Langgur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maluku Tenggara terus melakukan terobosan untuk mempercantik wajah Kota Langgur. Salah satu langkah yang kini menjadi sorotan adalah pemanfaatan tanaman "Lantana camara" sebagai tanaman hias utama yang mengisi setiap ruas jalan protokol dan median jalan di pusat ibu kota kabupaten tersebut.
Tanaman yang dikenal dengan warna-warni bunganya yang kontras ini, kini mulai mekar serentak. Kondisi ini mengubah suasana jalanan terutama ruas jalan sukarno hata dan jedral sudirman yang sebelumnya tampak monoton dengan warna hijau sekarang terlihat menjadi lebih asri dan estetik.
Kepala bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, DLH Maluku Tenggara, Mike Maria Renyaan menyatakan, pemilihan bunga Lantana sebagai primadona bukan sekadar karena keindahannya. Tanaman ini dipilih karena tanaman endemik wilayah ini dengan karakteristiknya kuat dan sangat adaptif terhadap iklim tropis pesisir Kepulauan Kei.
"orang kei sebut lantana itu warnamar, merupakan tanaman yang sangat tangguh, tahan terhadap paparan sinar matahari terik dan tidak membutuhkan asupan air yang berlebihan setelah tumbuh dewasa. Hal ini tentu efisien dari segi perawatan namun tetap memberikan dampak visual yang luar biasa bagi tata kota, terutama yang berwarna kuning karakternya tahan lama dan memiliki kembang yang lebih banyak dan padat makanya yang kami tanam warna kuning lebih banyak dari warna lainya".
lebih lanjut Renyaan menjelaskan, Lantana yang ditanam terdiri dari berbagai varietas warna, mulai dari kuning cerah,putih, merah muda, hingga oranye kemerahan. Keberagaman warna ini memberikan kesan dinamis dan modern pada trotoar serta pembatas jalan di Kota Langgur.
Selain untuk mempercantik kota, kegiatan penghijauan ini juga bertujuan untuk meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup di Maluku Tenggara. Kehadiran bunga-bunga ini diharapkan dapat memberikan penyegaran mata bagi pengguna jalan serta mendukung keindahan kota.
Maria menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga tanaman yang sudah ditanam agar tidak rusak seperti yang pernah terjadi pada tanaman sebelumnya pernah ditanam namun di rusaki dan di curi olah orang yang tidak bertanggungjawab. apalagi wadah tanam dan tanamannya sendiri dikerjakan oleh pegawai dan petugas taman kabupaten maluku tenggara dengan suka rela.
"Keindahan ini adalah milik bersama jadi kami mengimbau warga untuk ikut menjaga, tidak memetik sembarangan, apalagi merusak tanaman yang sudah kita tata dengan susah payah, masyarakat kalau mau untuk memperoleh bibit, tunggulah sampai petungas melakukan pemangkasan saat lantana sudah rimbun".
Kepala bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup menegaskan, penataan bunga Lantana ini bukan hanya sebatas pada pembatas jalan dan kedua sisi jalan, tapi juga masih akan terus berlanjut hingga ke setiap titik jalan yang masih dipenuhi rerumputan serti di tikungan jalan. Hal ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk menjadikan Langgur sebagai kota yang ramah lingkungan dan nyaman bagi wisatawan.
Diharapkan, dengan tertatanya bunga primadona ini, Langgur diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga destinasi yang memanjakan mata bagi siapa saja yang berkunjung. Pantauan di lapangan menunjukkan warga mulai memanfaatkan spot-spot jalan yang dipenuhi bunga Lantana yang sudah mulai mekar untuk berswafoto, menandakan bahwa kehadiran bunga ini disambut positif sebagai ikon baru estetika kota langgur.