Kualitas Siswa akan Dipastikan pada Ujian TKA
- 10 Mar 2026 13:00 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala SMP Sta. Theresia Langgur , Fransina Lerebulan, S.Pd. Fis menjelaskan, dalam rangka mempersiapkan Para Peserta Didik untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA), pihaknya telah melakukan pemantapan, penguatan kepada Siswa - Siswi -anak sejak bulan Januari hingga kini, Selasa (10/3/2026).
“Persiapannya untuk TKA, nanti dalam satu minggu ini juga ada Gladi bersih dan masuk pada gelombang kedua, ditetapkan tanggal 11 dan 12 April 2026, itu jadwalnya di SMP Theresia selain itu juga dalam rangka meningkatkan kompetensi siswa ini pihak sekolah juga menyelenggarkan ujian praktik yang diadakan juga dari tanggal 9 sampai 14 Maret 2026,” kata Lerebulan.
Lerebulan menyebutkan, pelaksanaan ujian praktik difokuskan pada 8 mata pelajaran yakni Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Muatan lokal, IPA, PJOK serta dengan Informatika, juga pemantapan peserta didik pada pelaksanaan TKA.
“Kami juga melakukan persiapan untuk ujian satuan pendidikan yang nanti akan dilaksanakan di bulan Mei, dan puncak TKA itu akan berlangsung di bulan April, di gelombang kedua”, ujarnya.
Dikatakan, perangkat komputer yang akan digunakan 129 Siswa kelas IX, terbagi dalam 3 sesi 1 diikuti 44 Peserta ujian membutuhkan 2 hari sesuai jadwal , olehnya itu jumlah sesi selama 2 hari akan mengikutkan 6 sesi , disesuaikan perangkat Komputer , diserta cadangan yang telah disiapkan.
“Khusus jaringan internet kami sudah menyiapkan karena TKA ini ujiannya menggunakan sistem online kelengkapan jaringan harus sudah disiapkan dengan baik khusus untuk Tes Kompetensi Akademik”, tutur Lerebulan.
Menurutnya, Pelaksanaan momen ini, peserta ujian akan mengijuti tes pada Mata Pelajaran, Bahasa Indonesia dan Survei lingkungan belajar, di hari pertama, sementara Matematika dan Pendidikan karakter di hari kedua.
“Selama TKA berlangsung akan membutuhkan 12 Guru pengawas yang disiapkan untuk melakukan pengawasan dan untuk sistem pengawas ini sekolah bukan menentukan tetapi kita mengusulkan dari sekolah kemudian itu dari pusat dari titik koordinat,” ucap Lerebulan.
Lebih lanjut Lerebulan menekankan, proses pengawasan silang yang diatur dari titik koordinat dan akan disebar berdasarkan lokasi-lokasi terdekat sehingga kita sudah pasti ada sistem silang untuk melakukan tugasnya selama pelaksanaan ujian.
Selaku Pimpinan Sekolah, Lerebulan minta peran orang tua, tetap mengawasi anak pada saat proses belajar , guna mempersiapkan diri menghadapi TKA, sebab hasil yang dicapai melalui metode ujian online, menjadi hasil murni , dan merupakan indikator utama yang diketahu pasti kualitas pendidikan yang dihasilkan siswa juga merujuk pada mutu Institusi Pendidikan tersebut.