Maluku Tenggara Kembali Jadi Entry Point Sail 2025

  • 23 Jul 2025 11:24 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Kabupaten Maluku Tenggara kembali dipercaya sebagai entry point atau pintu masuk utama dalam rangkaian kegiatan internasional Wonderful Sail to Indonesia Tahun 2025. Upacara penyambutan peserta digelar pada Rabu, (23/7/2025) di Pantai Ngiarvarat, Ohoidertawun, Kecamatan Kei Kecil, dan dihadiri Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam mewakili Bupati Muhammad Thaher Hanubun.

"Ini merupakan kebanggaan sekaligus kepercayaan yang luar biasa bagi kita semua, karena Posisi Maluku Tenggara saat ini telah mendapat tempat tersendiri di hati penikmat Pariwisata baik Regional maupun Internasional," ujar Viali dalam sambutannya.

Sebanyak 36 kapal layar (yacht) dijadwalkan masuk ke Maluku Tenggara dalam gelombang kegiatan pelayaran ini. Hingga saat upacara penyambutan berlangsung, baru 21 kapal yang telah sandar dengan jumlah penumpang 56 orang, sementara 15 kapal lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi.

Tahun ini, pemerintah daerah memilih Pantai Ngiarvarat sebagai titik masuk baru menggantikan Ohoi Debut, yang selama ini dikenal sebagai lokasi favorit yachter. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkenalkan ragam destinasi bahari unggulan di Kepulauan Kei kepada wisatawan asing.

"Kami ingin menunjukkan setiap sudut Maluku Tenggara memiliki daya tarik yang berbeda dan layak untuk dikunjungi," kata Wakil Bupati.

Keikutsertaan Maluku Tenggara sebagai bagian dari rute Wonderful Sail to Indonesia bukanlah hal baru, namun kehadiran kembali dalam posisi entry point menandakan peningkatan citra dan kesiapan daerah di sektor pariwisata. Sejumlah yachter yang pernah datang dalam lima tahun terakhir bahkan menyampaikan kesan positif terhadap keramahan masyarakat dan keindahan alam.

"Kepulauan Kei telah menimbulkan kesan yang baik dalam banyak aspek menurut para pelancong," ucapnya.

Pemerintah daerah juga menyampaikan komitmen untuk terus membenahi infrastruktur, layanan wisata, dan membuka peluang investasi di sektor pariwisata. Yachter yang tertarik untuk menetap lebih lama bahkan ditawari menjadikan Maluku Tenggara sebagai rumah kedua.

"Kami Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat mengharapkan, kiranya anda semua dapat menikmati keindahan Pariwisata di daerah ini. Kami berharap, anda dapat meluangkan waktu yang lebih lama di daerah ini, agar anda dapat mengeksplore lebih banyak tempat-tempat wisata yang indah ," kata Viali.

Rekomendasi Berita