Wujudkan Langkah Go Internasional, Unisla Berangkatkan KKN Internasional
- 19 Okt 2025 09:37 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Universitas Islam Lamongan (Unisla), terus berkomitmen menjadi kampus berdampak dan berdaya saing global. Dalam upaya mewujudkan visi “go internasional”, Unisla berangkatkan 10 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia.
Program KKN Internasional ini merupakan kerja sama antara Unisla dengan KBRI Malaysia, dan menjadi sejarah pertama bagi Unisla dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di luar negeri.
Rektor Unisla Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN internasional ini tidak terlepas dari dukungan penuh yayasan dan seluruh sivitas akademika. “Salah satunya diwujudkan melalui proyek KKN internasional. Untuk yang pertama kali kita laksanakan tahun ini,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).
Sebanyak 10 mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia. Mereka akan melaksanakan berbagai kegiatan yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.
Pihak universitas menegaskan bahwa program ini merupakan langkah awal yang akan dikembangkan menjadi program unggulan Unisla supaya mampu meraih akreditasi unggul baik universitas maupun program studi.
“KKN internasional ini menjadi proyek awal. Ke depan, kami berharap dapat memperluas jangkauan dan menjadikannya program unggulan Unisla. Tujuannya tak lain agar universitas dan program studi di Unisla mampu meraih akreditasi unggul,” katanya.
Ketua Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Islam (YPPTI) Sunan Giri Lamongan, Bambang Eko Muljono, mengapresiasi langkah Unisla untuk Go internasional. Hal tersebut menjadi bukti nyata keseriusan kampus dalam memperluas jangkauan akademik dan pengabdian
“Dan kesempatan ini kita diberikan izin oleh KBRI dan Dirjen Pendidikan Tinggi untuk kita bisa KKN internasional di Malaysia. Dengan harapan mahasiswa kita ini mempunyai pengalaman di tingkat internasional,” katanya.
Sementara itu Happy Farkha, salah satu peserta KKN Internasional bersyukur dan bangga bisa terpilih menjadi bagian KKN Internasional Unisla ke Malaysia. Selama 25 hari di Malaysia, Farkha bersama 9 rekan lainnya akan mengajar di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu dari 10 mahasiswa Unisla yang berangkat ke Malaysia. Ini kesempatan yang luar biasa karena tidak semua mahasiswa mendapat pengalaman seperti ini,” ujar Farkha.
Melalui program KKN Internasional, Unisla tidak hanya memperkuat peran akademik di kancah internasional, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama antarnegara, sekaligus membekali mahasiswa dengan pengalaman yang berharga.