Pelajar Tuban Unjuk Kapasitas di Junior Hacker Sobatkom

  • 21 Nov 2025 09:02 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Kompetisi Junior Hacker Sobatkom Awards 2025 menghadirkan persaingan yang ketat antar enam tim pelajar dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tuban. Kegiatan tersebut digelar Kamis (20/11/2025), di Ruang Rapat Lantai 3 Mal Pelayanan Publik, dengan format Jeopardy Style Capture The Flag (CTF) yang menuntut ketepatan analisis, kemampuan membaca pola, serta kecermatan dalam mengidentifikasi celah keamanan digital.

Sejak awal perlombaan, para peserta menunjukkan ritme kerja yang intens. Mereka membuka kategori soal, mengurai potongan kode, menelusuri jejak digital, dan membangun logika pertahanan siber. Mekanisme penilaian menetapkan bahwa flag yang berhasil dikumpulkan menjadi sumber skor utama.

Sementara kesalahan pengiriman flag tidak mengurangi nilai namun tetap dicatat sebagai bagian dari proses kompetisi. Waktu penyelesaian menjadi faktor pembeda apabila dua tim memperoleh skor yang sama.

Penanggung jawab kegiatan, Raga Yustia, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai sarana edukatif bagi pelajar yang ingin mengenal dasar-dasar keamanan siber secara lebih terstruktur. Ia menilai kemampuan peserta mengalami peningkatan signifikan seiring berjalannya lomba.

“Ajang ini memberikan pengalaman langsung bagi pelajar untuk memahami karakter kompetisi CTF dan teknik pemecahan persoalan digital. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong siswa di Kabupaten Tuban untuk meningkatkan literasi dan keterampilan keamanan siber,” ujarnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, panitia membatasi keikutsertaan pada jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat, dengan komposisi tiga peserta dalam setiap tim. Seluruh aturan, termasuk mekanisme penilaian dan tahapan penyelesaian soal, telah dijelaskan secara menyeluruh melalui technical meeting sebelum kompetisi dimulai.

"Setiap tantangan juga dirancang dengan tingkat kesulitan berbeda sehingga skor yang diperoleh bersifat variatif," katanya.

Hasil akhir kompetisi mencatat Tim Anonymous dari SMK Negeri 3 Tuban sebagai juara pertama dengan raihan skor 4215. Posisi kedua ditempati Tim Titisan Sir Koko dari SMK Negeri 1 Tuban dengan skor 3945, sementara Tim SMATA Hacker dari SMA Negeri 1 Tambakboyo berada di posisi ketiga dengan perolehan 3375 poin.

Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menyiapkan generasi muda Tuban dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi, khususnya di bidang keamanan siber yang semakin krusial.

Rekomendasi Berita