Kasus Nipah Nihil, Dinkes Lamongan Pantau Penyakit Serupa

  • 11 Feb 2026 12:58 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Virus Nipah di wilayah Lamongan. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan melalui penguatan pemantauan penyakit yang memiliki gejala serupa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lamongan, Yany Khoirurakhmawati, mengatakan bahwa langkah yang dilakukan saat ini adalah mengamati secara ketat kasus Influenza Like Illness (ILI) serta meningitis di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kami tidak mendeteksi adanya Virus Nipah di Lamongan. Yang kami lakukan adalah mengamati adanya influenza like illness dan meningitis. Ini yang harus kami amati untuk memastikan apakah arahnya ke Virus Nipah atau merupakan penyakit yang sudah ada sebelumnya,” ujarnya, Rabu, 10 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang tergolong berbahaya dengan tingkat kematian yang cukup tinggi. Berdasarkan laporan internasional, angka fatalitas virus tersebut mencapai sekitar 40 persen, terutama karena dapat menyebabkan radang otak akut.

“Virus Nipah ini memang ada beberapa yang mematikan, karena dapat langsung menyebabkan radang otak hingga berujung kematian,” katanya.

Yany menambahkan, gejala awal Virus Nipah umumnya menyerupai penyakit pernapasan ringan, seperti batuk, pilek, dan demam. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang muncul dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Lamongan mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalami batuk dan pilek yang disertai demam. Selain itu, penggunaan masker dianjurkan bagi masyarakat yang sedang sakit guna mencegah penularan penyakit.

“Kami mengimbau apabila ada yang batuk pilek agar segera ke dokter, memakai masker, serta menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi,” katanya.

Dengan langkah pemantauan yang berkelanjutan serta peran aktif masyarakat, Dinas Kesehatan Lamongan berharap potensi penyebaran penyakit menular dapat dicegah sejak dini, sekaligus menjaga situasi kesehatan masyarakat tetap aman dan terkendali.

Rekomendasi Berita