Agrowisata Kebun Anggur Bojonegoro Miliki Berbagai Jenis Varietas
- 28 Jan 2026 14:01 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi, juga memiliki potensi lain di sektor pertanian dan pariwisata. Salah satu potensi tersebut adalah pengembangan agrowisata kebun anggur yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.
Kebun anggur yang dikelola oleh Junaidi tersebut mulai berkembang dan telah memasuki masa pembuahan pertama. Tanaman anggur yang dibudidayakan sejak sekitar satu tahun lalu tumbuh di atas lahan seluas kurang lebih 3.500 meter persegi dengan jumlah sekitar 200 pohon.
Meski masih tergolong baru, produktivitas kebun ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Dalam satu kali masa panen, produksi anggur dapat mencapai sekitar empat kuintal dan seluruh hasil panen tersebut umumnya habis terjual dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar tiga hari.
"Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk hortikultura lokal yang dikembangkan di wilayah Bojonegoro," ujar Junaidi, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, bahwa terdapat sejumlah varietas anggur unggulan yang dibudidayakan, antara lain Everest, Julian, Laria, Jupiter, Cerny, dan Banana. Seluruh varietas tersebut dipasarkan dengan harga Rp100.000 per kilogram. Dalam satu tahun, panen dapat dilakukan hingga dua kali, bergantung pada kesiapan tanaman dan pola pengelolaan kebun.
"Sebagian besar konsumen memilih sistem pembelian anggur campuran dari berbagai varietas," tambahnya.
Selain itu, setiap jenis anggur juga memiliki karakteristik rasa dan tekstur yang berbeda, sehingga memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pembeli. Selain berfungsi sebagai sentra produksi hortikultura, kebun anggur Bandungrejo juga dikembangkan sebagai destinasi agrowisata.
Pengunjung juga dapat menikmati suasana kebun sekaligus memetik anggur secara langsung. Keberadaan agrowisata ini tidak hanya menarik minat masyarakat lokal, tetapi juga pengunjung dari luar daerah.
Pengembangan kebun anggur tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian inovatif yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.
"Seberadaan kebun anggur di Desa Bandungrejo dapat menjadi percontohan pengembangan pertanian bernilai tambah serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi lokal," ujar Bupati Wahono.
Dengan dukungan infrastruktur jalan yang memadai, akses menuju lokasi kebun relatif mudah dan nyaman bagi masyarakat yang ingin berkunjung.