Pegiat Literasi Salurkan Buku Budaya Lani di Tolikara

  • 23 Jan 2026 13:53 WIB
  •  Wamena

RRI.CO.ID, Wamena: Pegiat literasi di Papua Pegunungan (Papeg), kembali menunjukkan aksi kepeduliannya di dunia pendidikan. Kepedulian ini di tunjukkan dengan disalurkannya 2 (dua) buku karya anak Papua, di SMP YPPGI Karubaga, Tolikara.

Buku yang disalurkan ini adalah buku mengenai kebudayaan Suku Lani, yang ditulis oleh Angginak Sepi Wanimbo, dan satu buku lainnya Kamus Bahasa Lani karya Withen Kolago. Penyerahan 2 buku ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, Remain Gurik.

Hadirnya 2 buku ini, menurut Sepi Wanimbo, dimaksudkan untuk melestarikan tradisi kebudayaan Orang Suku Lani. Ia tidak menginginkan bahasa dan adat Suku Lani, tidak lantas hilang ditengah perkembangan globalisasi saat ini.

"Bahasa ibu di Papua secara keseluruhan ada 7 bahasa yang hilang dan hal itu jangan sampai terjadi pada orang Suku Lani Papua Pegunungan," kata Sepi Wanimbo, kepada RRI.CO.ID.

Sepi juga mengharapkan, dengan adanya buku ini, Kabupaten Tolikara akan dapat menjadi tolak ukur dalam pelestarian budaya dan adat istiadat dalam dunia pendidikan bagi kabupaten tetangga lainnya. "Terimaksih atas sambutan baik dari Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah, dan guru mata pelajaran bahasa Lani Wone. Semoga ini menjadi contoh untuk Lanny Jaya, Puncak Jaya, Mamberamo Tengah, Puncak Ilaga, dan Jayawijaya," harapnya.

Sementara itu, Sek Disdik Remain Gurik, juga menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada para penulis buku. Ditegaskan, bahwa buku kebudayaan suku Lani akan dijadikan referensi utama dalam proses pembelajaran bahasa Lani di sekolah-sekolah yang ada.

"Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan akan mengambil komitmen untuk mendorong payung hukum yang mengatur tentang kebudayaan Suku Lani dan pengajaran Bahasa Lani di setiap sekolah di wilayah Tolikara sebagai muatan lokal (mulok)," tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMP YPPGI Karubaga, Nelli E. Tandilembang, memberikan apresiasi dan dukungan atas karya yang diserahkan oleh pegiat literasi. Khusus di SMP YPPGI, mata pelajaran bahasa Lani sudah lama berjalan, hanya saja belum maksimal seperti pada umumnya.

"Semoga dengan adanya buku ini akan membantu tenaga mengajar untuk terus mendidik siswa/i SMP YPPGI Karubaga," ujarnya.

Selain memberikan bantuan buku, pegiat Literasi Papua, Sepi Wanimbo, juga berkesempatan memberikan edukasi terkait literasi serta motivasi kepada para siswa.

Rekomendasi Berita