Pemkab Way Kanan Perkuat Pelestarian Bahasa Lampung

  • 12 Feb 2026 19:47 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan mulai menggalakkan penggunaan bahasa daerah sebagai upaya menjaga warisan budaya dan identitas masyarakat. Langkah ini selaras dengan instruksi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengenai program "Kamis Beradat" yang kini mulai diterapkan di lingkungan perkantoran dan sekolah di Bumi Petani tersebut.

Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melestarikan Bahasa Lampung. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial mingguan, melainkan langkah nyata menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap akar budaya daerah.

"Program Kamis Beradat adalah upaya nyata kita untuk menghidupkan kembali marwah budaya Lampung. Saya meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Way Kanan untuk menjadi garda terdepan. Gunakan Bahasa Lampung dalam komunikasi sehari-hari maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Ayu.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari kalangan pendidik. Aan Primadona Roza, seorang guru di Way Kanan, menyatakan bahasa daerah adalah identitas dan kebanggaan bagi orang asli Lampung. Menurutnya, sekolah memegang peranan krusial sebagai benteng pelestarian budaya.

"Sebagai orang Lampung dan tenaga pendidik, saya meyakini bahasa daerah adalah jati diri kita. Pelestarian di sekolah bukan hanya sekadar pemenuhan kurikulum atau mata pelajaran, tetapi upaya menjaga warisan agar tetap hidup di sanubari generasi muda," ujar Aan, Kamis, 12 Februari 2026.

Aan menjelaskan sekolah-sekolah di Way Kanan terus berinovasi untuk menanamkan kecintaan pada budaya sejak dini. Hal ini dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif, seperti lomba seni, penguatan literasi daerah, hingga praktik penggunaan bahasa dalam lingkungan sekolah.

"Melalui perlombaan dan literasi, kami ingin menanamkan kebanggaan. Jangan sampai anak-anak kita merasa asing dengan bahasanya sendiri di tanah kelahirannya," ujarnya.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah melalui 'Kamis Beradat' dan dedikasi para pendidik di sekolah, diharapkan Bahasa Lampung tetap lestari dan menjadi kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi di Kabupaten Way Kanan.

Rekomendasi Berita