Lisa BLACKPINK Syuting di Indonesia, Film “Ada K-Pop dalam Koplo” Gambar Korea Selatan
- 11 Mar 2026 17:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Publik Indonesia belakangan ini sedang dihebohkan oleh kehadiran Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok yang tengah melakukan syuting di kawasan Jabodetabek. Namun, siapa sangka di saat yang bersamaan, sebuah proyek sineas tanah air justru sedang melakukan manuver "diam-diam" di Negeri Ginseng.
Aktivitas yang hampir bersamaan tersebut terungkap, setelah sejumlah kru dan aktor film AKDK terlihat menghadiri acara buka bersama yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Film bergenre drama komedi ini disutradarai oleh Arwin Tri Wardhana dan dibintangi sejumlah aktor ternama, di antaranya Ariyo Wahab, Indra Birowo, Elang El Gibran, serta Sheryl Jesslyn, film ini juga menghadirkan special appearance dari Om Wawes.
Sutradara film AKDK, Arwin Tri Wardhana, menjelaskan, proses syuting memang dilakukan di dua negara, yakni Indonesia dan Korea Selatan, sebagai bagian dari penguatan cerita yang mengangkat pertemuan dua budaya. Menurutnya, film ini mengusung genre drama komedi yang mengangkat kisah akulturasi budaya Indonesia dan Korea Selatan dengan balutan musik koplo dan nuansa K-Pop.
“Film ini bercerita tentang seorang gadis yang berprofesi sebagai penyanyi dan tinggal di Korea Selatan. Dari situ kemudian muncul berbagai dinamika kehidupan yang mempertemukan budaya K-Pop dengan musik koplo yang sangat khas Indonesia,” katanya.
Arwin menambahkan, sejumlah adegan penting memang diambil langsung di Korea Selatan untuk memberikan nuansa cerita yang lebih autentik. Beberapa lokasi syuting di antaranya berada di jalanan Hongdae, tepi Sungai Hangang, serta kawasan Bandara Internasional Incheon.
Sedangkan di Indonesia, pengambilan gambar dilakukan di Dusun Tegal Senggotan, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul dan di Taman Budaya Embung Giwangan Kota Yogyakarta.
“Harapannya film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan bagaimana dua budaya yang berbeda bisa bertemu dan saling melengkapi,” ucapnya.
Executive Producer film AKDK, Danang Wicaksana Sulistya atau yang akrab disapa Danang Dancel mengatakan, proses produksi di Korea Selatan menjadi langkah penting untuk memperkuat atmosfer cerita yang menggabungkan dua budaya tersebut.
“Syuting di Korea menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan cerita yang lebih autentik. Film ini mencoba mempertemukan semangat musik koplo Indonesia dengan fenomena K-Pop yang mendunia,” katanya.
Selain proses produksi film yang tengah berjalan, original soundtrack film AKDK resmi dirilis pada Sabtu (7/3/2026). Lagu berjudul “Silul” yang dinyanyikan Om Wawes berkolaborasi dengan Guyon Waton tersebut menjadi soundtrack utama film Ada K-Pop dalam Koplo (AKDK).
Lagu “Silul” ciptaan Andry Priyanta ini menghadirkan nuansa musik yang memadukan sentuhan pop Jawa dengan koplo, sejalan dengan konsep film yang memadukan budaya Indonesia dan Korea. Film Ada K-Pop dalam Koplo (AKDK) rencananya akan segera tayang di bioskop dan diharapkan menjadi tontonan segar yang menggabungkan humor, musik, serta kisah lintas budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.