Lebih Baik Hindari Ekspos Perilaku Hedon di Medsos

  • 03 Mar 2026 19:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dewasa ini cukup banyak mahasiswa di Indonesia sebagai penerima beasiswa, melanjutkan kuliah di Indonesia maupun luar negeri. Tapi sayang mereka yang menikmati dana beasiswa tersebut, kadang sering mengekspos gaya hidup yang hedonis.

Cornelius Siswa Widyatmoko, M.Psi, Psikolog Klinis dari Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta menyayangkan perilaku tersebut. Hal itu diutarakannya, ketika menjadi narasumber beberapa waktu yang lalu dalam program “Jangan Galau Malam-Malam” di RRI Yogyakarta.

“Orang mengekspos perilaku hedon di medsos tujuannya ingin menunjukkan dirinya berduit, ingin dihargai, ingin penghargaan, dan dianggap lebih tinggi dari orang lain. Mereka memilih platform Medsos karena yang paling mudah dan paling cepat diakses oleh banyak orang, tinggal scroll, like dan comment saja,” katanya.

Cornelius Siswa Widyatmoko menuturkan, sangat memungkinan sesorang jika di medsos cepat mendapat respons netizen, jika dibandingkan dari circle pergaulannya yang kecil.

“Sementara bila mahasiswa itu sudah merasa banyak uang seharusnya mengundurkan diri dari program beasiswanya, kasih kesempatan untuk mahasiswa lain yang lebih butuh,” ujar Siswa.

Sebenarnya mengekspos perilaku hedonistik itu sama dengan pribadi yang tidak menunjukkan rasa kurang peka dengan sesama. Padahal ada yang lebih penting bisa di ekspos di medsos misal tentang perjuangannya mendapat Beasiswa.

Lebih lanjut Siswa menjelaskan ketika mem-posting perilaku hedon berhati-hatilah, kritikan dari netizen bisa saja bermunculan di media sosial. “Kritikan atau sindiran netizen yang ditujukan kepada yang memosting, ini bisa menimbulkan perasaan marah atau benci pada netizen yang berkomentar,” ucapnya.

Namun kemarahan yang diluapkan memang hanya berupa emosi negatif belaka. Justru yang dikhawatirkan nanti jika komentar yang dilontarkan netizen melebar dan terjadi perang opini di medsos.

“Alangkah lebih bijak bisa menjadi mahasiswa yang cakap dan pandai membawa diri, termasuk bila ingin memposting segala hal yang berkaitan dengan dirinya. Posting-lah segala hal yang bermanfaat dan bernilai positif, sehingga nantinya akan mendapat respons yang positif juga dari netizen,” ucap Siswa.

Rekomendasi Berita