Sosialisasi PKH di Subulussalam Tekankan Kedisiplinan Kehadiran Siswa

  • 06 Feb 2026 16:02 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : SD Negeri Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam menggelar rapat sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH). Pertemuan ini melibatkan tim pendamping PKH, wali murid, serta dewan guru untuk menyelaraskan pemahaman mengenai aturan terbaru bagi keluarga penerima manfaat.

Fokus utama sosialisasi ini adalah menekankan kewajiban orang tua dalam memastikan kehadiran anak di sekolah. Berdasarkan ketentuan PKH, kehadiran siswa menjadi syarat mutlak agar bantuan sosial tersebut tetap dapat dicairkan oleh pemerintah kepada keluarga yang bersangkutan.

Pihak sekolah memperingatkan adanya sanksi tegas jika siswa penerima bantuan sering tidak hadir tanpa keterangan. Apabila anak tercatat alpa selama dua hari dalam satu bulan dan terulang selama tiga bulan berturut-turut, maka pencairan bantuan tahap pertama akan ditunda.

Kepala SD Negeri Muara Batu-Batu, Anisa Hafsari, menegaskan bahwa dukungan penuh dari orang tua sangat krusial bagi kelancaran proses belajar mengajar. Kerja sama antara sekolah dan wali murid diharapkan mampu menjaga kedisiplinan siswa sekaligus mengamankan hak bantuan mereka.

"Dengan adanya perhatian dan dukungan dari orang tua, kami yakin kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar, dan hak siswa sebagai penerima PKH juga tetap terjaga," ujar Anisa Hafsari di hadapan para wali murid, Jumat 6 Februari 2026.

Melalui langkah edukasi ini, para orang tua diharapkan lebih proaktif dalam memantau absensi anak-anak mereka. Kesadaran akan pentingnya kehadiran di sekolah bukan hanya demi bantuan materi, melainkan juga untuk menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda di Desa Muara Batu-Batu.

Rekomendasi Berita