Komunitas Timur Menulis Dorong Minat Literasi Generasi Muda di Ambon
- 11 Mar 2026 06:17 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Upaya meningkatkan minat literasi di kalangan generasi muda terus dilakukan oleh berbagai komunitas di Kota Ambon. Salah satunya adalah Komunitas Timur Menulis, yang aktif berbagi pengalaman dan mengembangkan gerakan literasi di kalangan anak muda.
Komunitas Timur Menulis, Judit Vanessa Ahar, mengatakan komunitas tersebut lahir dari kesamaan minat sejumlah anak muda yang aktif mengikuti kelas menulis yang diselenggarakan Balai Bahasa Maluku. Dari pertemuan tersebut, mereka kemudian berinisiatif membentuk sebuah wadah literasi yang dapat menjadi ruang bagi anak muda menyalurkan kreativitas mereka.
Menurut Judit, Komunitas Timur Menulis resmi berdiri pada 7 Oktober 2023 dan hingga kini memiliki tujuh anggota inti yang sama-sama memiliki ketertarikan dalam dunia literasi dan kepenulisan. “Tujuan kami adalah meningkatkan semangat literasi di Kota Ambon, khususnya bagi anak-anak muda yang memiliki minat menulis namun belum menemukan ruang untuk mengembangkan potensinya,” ujar Judit.
Salah satu program yang saat ini dijalankan adalah kelas literasi di SMK Jayanegara Ambon, yang dilaksanakan setiap pekan. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan berbagai materi mulai dari menulis puisi, cerpen, artikel, hingga teknik public speaking. Judit menilai kegiatan ini sangat membantu siswa dalam mengasah kemampuan menulis serta mengekspresikan ide dan gagasan mereka.
“Banyak siswa yang sebenarnya memiliki potensi menulis, namun belum mendapatkan wadah yang tepat untuk menyalurkan bakat mereka. Lingkungan yang mendukung sangat penting untuk membangun kepercayaan diri generasi muda dalam berkarya,” tambahnya.
Selain kelas literasi, Komunitas Timur Menulis juga rutin mengadakan workshop menulis, diskusi literasi, dan lomba menulis antar pelajar. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya menumbuhkan minat menulis, tetapi juga memperluas wawasan anak muda tentang dunia literasi yang lebih luas.
Ke depan, Judit berharap gerakan literasi yang dibangun oleh Komunitas Timur Menulis tidak hanya berkembang di Kota Ambon, tetapi juga dapat menjangkau daerah lain di Maluku melalui kolaborasi dengan komunitas literasi lokal lainnya. Harapannya, semangat membaca dan menulis di kalangan generasi muda semakin kuat, sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis baru dari Maluku.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca atau menulis, tetapi juga cara mengekspresikan diri dan memahami dunia. Kami ingin anak muda di Maluku memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang lewat literasi,” pungkas Judit