Digital Parenting, Orang Tua Perlu Bijak Dampingi Anak di Era Gadget
- 10 Mar 2026 19:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Penggunaan gadget pada anak menjadi salah satu tantangan besar bagi orang tua di era digital saat ini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat anak-anak semakin akrab dengan perangkat digital sejak usia dini. Karena itu, orang tua dituntut lebih bijak dalam mendampingi anak saat menggunakan gadget.
Psikolog Nur Ria Handayani S.Psi, M.Psi (Psikolog) menjelaskan, penggunaan gadget pada anak sebenarnya tidak sepenuhnya harus dilarang. Namun yang terpenting adalah bagaimana orang tua dapat mengatur batasan waktu serta memastikan konten yang diakses sesuai dengan usia anak.
Hal ini disampaikan Ria saat memenuhi undangan Tim Siniar Keker mengisi acara yang bertajuk "Digital Parenting, Orang Tua Perlu Bijak Dampingi Anak di Era Gadget"
Menurutnya, penggunaan gadget yang berlebihan dapat mempengaruhi perkembangan anak, terutama dalam hal kemampuan fokus, komunikasi, hingga interaksi sosial. Anak yang terlalu sering menggunakan gadget cenderung lebih sulit berinteraksi dengan lingkungan sekitar dibandingkan dengan anak yang aktif bermain bersama teman sebaya.
Ia menambahkan, anak-anak membutuhkan stimulasi yang seimbang antara dunia digital dan dunia nyata. Aktivitas bermain secara langsung seperti permainan fisik, kegiatan kreatif, maupun interaksi dengan teman sebaya sangat penting untuk membantu perkembangan motorik, emosi, dan kemampuan sosial anak.
Selain itu, orang tua juga disarankan untuk menerapkan aturan screen time yang jelas. Anak usia di bawah dua tahun sebaiknya belum dikenalkan dengan gadget, sementara anak usia dua hingga lima tahun disarankan menggunakan gadget tidak lebih dari satu jam per hari dengan pengawasan orang tua.
Pendampingan orang tua juga menjadi faktor penting dalam penggunaan gadget oleh anak. Orang tua perlu mengetahui aplikasi atau konten yang diakses anak, serta memanfaatkan fitur pengawasan seperti parental control agar penggunaan gadget tetap aman.
Sementara itu, Founder Komunitas Teman Manise Ambon, Faya Alika, mengatakan kegiatan bermain bersama anak dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap gadget. Melalui berbagai aktivitas seperti playdate, field trip, hingga permainan edukatif, anak dapat belajar bersosialisasi sekaligus mengembangkan kreativitas.
Menurutnya, kegiatan bermain langsung memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak, mulai dari melatih motorik halus dan kasar, meningkatkan kemampuan komunikasi, hingga membangun rasa percaya diri.
Diakhir acara Siniar, Psikolog juga mengingatkan bahwa peran orang tua tidak hanya sebatas memberi aturan, tetapi juga menjadi contoh bagi anak. Anak yang cenderung meniru perilaku orang tua, sehingga penggunaan gadget oleh orang tua juga perlu diperhatikan.
Selain itu, menjaga kesehatan mental orang tua juga menjadi hal penting dalam proses pengasuhan. Orang tua yang bahagia dan mampu mengelola emosinya dengan baik akan lebih mudah menciptakan lingkungan yang positif bagi perkembangan anak.
Dengan pendampingan yang tepat, penggunaan gadget pada anak dapat memberikan manfaat tanpa mengganggu proses tumbuh kembang mereka di masa emas atau golden age.