Bandink Coffee, Angkat Kopi Gula Aren Banda
- 30 Jan 2026 12:54 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Berangkat dari kecintaan terhadap potensi lokal, pemuda asal Banda Neira Irsham Baharudin merintis usaha Bandink Coffee, sebuah usaha kopi dan infused water yang mengangkat bahan baku asli Maluku. Hal ini disampaikannya dalam obrolan program Muda Kreatif Pro2 RRI Ambon, Kamis, 29 Januari 2026 bersama Nugroho Prasetyo
Dalam perbincangan tersebut, Irsham mengungkapkan bahwa Bandink Coffee saat ini tengah fokus mengembangkan produk kopi dengan ciri khas tersendiri. Salah satu menu andalannya adalah kopi gula aren Banda, yang menggunakan gula aren asli dari Banda Neira.
“Gula aren yang dipakai benar-benar dari Banda. Saya ingin orang tahu kalau Maluku juga punya bahan-bahan kopi yang kualitasnya bagus,” ujar Irsham.
Irsham menjelaskan, ide membangun Bandink Coffee muncul dari keinginannya untuk memperkenalkan bahwa kopi tidak selalu harus identik dengan daerah-daerah besar penghasil kopi di Indonesia. Menurutnya, Maluku memiliki potensi kopi dan hasil alam lain yang tidak kalah menarik untuk dikembangkan.
Selain menggunakan gula aren Banda, Irsham juga menegaskan bahwa biji kopi yang digunakan dalam produknya berasal dari wilayah Maluku. Hal ini menjadi bagian dari konsep Bandink Coffee yang mengusung semangat lokal dan keaslian bahan.
“Lewat Bandink Coffee, saya ingin membuktikan kalau ada juga kopi yang semua ingredients-nya dari Maluku, mulai dari biji kopi sampai gula aren,” katanya.
Lebih dari sekadar usaha minuman, Irsham menyebut Bandink Coffee juga memiliki misi sosial, yakni memberdayakan petani lokal. Dengan mengambil bahan baku langsung dari petani, ia berharap usahanya dapat membantu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian di Banda Neira dan sekitarnya.
Irsham menambahkan, merintis usaha tidak selalu mudah, namun konsistensi dan keberanian untuk memulai menjadi modal utama. Ia berharap kisah Bandink Coffee dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk berani mengolah potensi daerah sendiri.
Catatan Nugroho Prasetyo