Mahasiswa Ajak Pemuda Jauhi Judi Online lewat Aktivitas Positif
- 28 Feb 2026 13:57 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi menilai judi online semakin marak dan mengancam masa depan generasi muda daerah. Fenomena tersebut mudah menyasar pelajar karena akses gawai murah serta promosi digital yang masif setiap hari.
Aziz Mobang mengatakan kebiasaan mengisi waktu luang tanpa arah membuat remaja rentan mencoba perjudian daring. Ia menekankan pentingnya aktivitas produktif seperti olahraga organisasi kampus dan kegiatan sosial untuk membangun karakter kuat.
“Anak muda harus sibuk dengan hal bermanfaat agar tidak tergoda jalan pintas merugikan,” katanya. Menurutnya kesibukan positif membantu mengurangi rasa bosan sehingga peluang terjerumus perjudian dapat ditekan secara signifikan.
Ia juga mengingatkan kemenangan yang ditampilkan aplikasi judi hanyalah strategi umpan untuk menarik korban. Kerugian finansial dan tekanan mental justru lebih besar dibanding keuntungan sesaat yang dijanjikan platform tersebut.
Peran keluarga dinilainya penting membangun komunikasi terbuka agar anak berani bercerita tentang masalah pribadinya. Pendekatan hangat dianggap efektif mencegah remaja mencari pelarian negatif melalui perjudian atau aktivitas berisiko lainnya.
Ia mengatakan literasi digital perlu diperkuat supaya mahasiswa memahami risiko hukum dan etika penggunaan internet. Edukasi tersebut membantu generasi muda memanfaatkan teknologi untuk belajar berkarya serta mengembangkan potensi diri.
Aziz berharap kampus dan masyarakat bersinergi menciptakan lingkungan aman yang bebas promosi perjudian daring. Ia menutup dengan ajakan menjaga masa depan melalui pilihan sehat disiplin dan tanggung jawab sosial bersama.