Kimchi Khas Korea Mulai Diminati Masyarakat Lokal
- 23 Feb 2026 20:11 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua – Kimchi dikenal sebagai makanan khas Korea dengan cita rasa khas dari proses fermentasi yang unik. Tidak semua orang langsung terbiasa dengan rasa asin dan asam yang dihasilkan dari proses tersebut.
“Banyak orang kira kimchi itu pedas, padahal sebenarnya lebih dominan asin dan asam dari fermentasinya,” ujar Laila Asyima, pemilik Kimchi Everyday, beberapa waktu lalu. Ia menyebut sebagian pelanggan baru awalnya ragu mencoba karena warna kimchi yang terlihat merah.
Pelaku usaha kemudian berupaya menghadirkan kimchi yang lebih mudah diterima oleh lidah masyarakat. Penyesuaian dilakukan tanpa menghilangkan karakter asli kimchi sebagai makanan fermentasi tradisional Korea.
“Biasanya saya kasih tester dulu supaya mereka bisa tahu rasanya sebelum memutuskan membeli,” katanya. Ia menilai cara tersebut membantu pelanggan memahami rasa kimchi secara langsung.
Kimchi dibuat dari sawi putih segar yang difermentasi selama satu sampai dua hari hingga menghasilkan rasa seimbang. Proses tersebut menghasilkan cita rasa segar yang bagi sebagian orang mirip dengan acar di Indonesia.
“Kalau sudah coba, banyak yang bilang rasanya mirip acar tapi lebih segar dan unik,” ucapnya. Ia menyebut kesamaan rasa tersebut membuat kimchi lebih mudah diterima masyarakat.
Penyesuaian rasa tetap memperhatikan kualitas bahan dan proses pembuatan yang higienis. Produk kimchi tersebut kemudian dikemas praktis agar mudah dikonsumsi bersama berbagai menu makanan.
Kimchi Everyday menjadi salah satu pilihan makanan pelengkap yang mulai diminati masyarakat. Produk ini dijual dalam kemasan siap konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehari-hari.