Transformasi Pariwisata dan Budaya Berkelanjutan Desa di NTT
- 01 Feb 2026 13:06 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID,Atambua-Menjadi penggerak dalam pelestarian budaya lokal yang bertransformasi dari kampung menjadi sebuah destinasi wisata berkelanjutan butuh komitmen dan konsisten.
Begitu penjelasan Cletus Beru, Ketua Sanggar seni Doka Tawa Tana, Desa Umauta Kabupaten Sikka-NTT, kepada rri.co.id, Minggu 1 Februari 2026. Tentang upaya pengembangan pariwisata berbasis budaya.
"Dengan fokus pada tenun ikat, tarian adat dan pengembangan kearifan lokal, sanggar ini meraih prestasi nasional terbaik ke-5 Community Based Tourism (CBT) 2022 dan menarik wisatawan domestik maupun asing," ucapnya.
Cletus Beru mengatakan Sanggar Doka Tawa Tana telah konsern mengelola sektor wisata di Desa Umauta sejak didirikan 1980.
"Kami terus angkat nilai-nilai budaya lokal khas Kabupaten Sikka guna menjadi salah satu Desa wisata di NTT," kata dia.
Untuk tetap konsisten kata Cletus, pihaknya selalu libatkan masyarakat lokal pada setiap kegiatan dari sanggar Doka Tawa Tana Desa Umauta, dengan komitmen pertahankan serta pengembangan CBT.
"Pemberdayaan bagi masyarakat lokal untuk mengelola pariwisata secara mandiri dan berkelanjutan terus digencarkan dan terbukti juga dengan masuknya Desa Wisata Umauta dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia(ADWI) 2022," ujarnya.