Korban Banjir Aceh Sambut Ramadan di tengah Keterbatasan

  • 20 Feb 2026 16:12 WIB
  •  Banda Aceh
Video

RRI.CO.ID, Pidie Jaya – Korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya melaksanakan puasa di tengah bencana. Memasuki ramadan pertama, warga dengan suka cita menyambut bulan suci di tengah keterbatasan.

Salah satunya desa Manyang Cut Kecamatan Meureudue, salah satu desa yang terparah terkena dampak bencana. Kumandang azan tetap menggema dari mushalla darurat berdinding triplek.

Mushalla yang dibangun sederhana itu mampu menampung lebih dari 100 jamaah. Warga membentang karpet agar para jamaah bisa melaksanakan ibadah salat tarawih.

Meskipun rumah-rumah mereka masih tertanam lumpur, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat menyambut bulan suci ramadan. Meskipun meunasah rusak dan tertanam lumpur, Namun, semangat beribadah warga di sana tak ikut hanyut bersama arus banjir.

"Bulan puasa kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, kami terpaksa menyambut bulan suci di tengah bencana. Musala kami yang sebelumnya bisa digunakan kini tidak bisa lagi dipakai karena rusak dan lumpur tebal yang terbawa banjir," kata Wakil Kepala Imam Meunasah setempat, Jailani, Kamis 19 Februari 2026.

Di Desa Manyang Cut, masyarakat melaksanakan salat Tarawih perdana di mushalla darurat yang dibangun dengan sederhana. "Beruntung kami masih ada mushalla darurat yang dibangun sehingga warga di sini bisa melaksanakan salat tarawih," ungkapnya. (Video: RRI/Munzir)

Rekomendasi Berita