Kunjungan Wisman ke Aceh Meningkat Sepanjang 2025
- 03 Feb 2026 03:03 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, mencatat, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Aceh pada Desember 2025 mencapai 4.836 kunjungan. Angka ini meningkat 33,15 persen dibandingkan November 2025 yang hanya mencapai 3.632 kunjungan.
Peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata Aceh di akhir tahun. Lonjakan ini turut dipengaruhi oleh membaiknya konektivitas dan promosi destinasi wisata daerah.
"Secara tahunan, kunjungan wisman pada Desember 2025 juga mengalami peningkatan sebesar 28,31 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Desember 2024 pada periode yang sama," ujar Tasdik Ilhamudin, Plt. Kepala BPS Aceh, saat penyampaian rilis bulanan dikantor BPS Aceh, Senin 2 Februari 2026.
Disebutkan Tasdik, sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, total kunjungan wisman ke Aceh mencapai 46.325 orang. Jumlah ini naik signifikan sebesar 35,86 persen dibandingkan periode Januari–Desember 2024 yang tercatat 34.097 kunjungan.
Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan wisatawan asing terhadap keamanan dan daya tarik Aceh. Berbagai agenda budaya dan wisata religi dinilai turut mendorong minat kunjungan.
Berdasarkan negara asal, wisatawan mancanegara terbanyak yang berkunjung ke Aceh berasal dari Malaysia. Jumlahnya mencapai 33.679 orang atau pengunjung sepanjang tahun 2025.
Posisi kedua ditempati oleh Singapura dengan jumlah kunjungan sebanyak 714 orang. Sementara itu, Australia berada di peringkat ketiga dengan total 588 wisatawan.
Kunjungan wisman ke Aceh tercatat melalui dua pintu masuk utama. Pintu masuk tersebut yakni Bandara Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Sabang.
Kedua akses ini menjadi jalur strategis masuknya wisatawan asing ke Aceh. Peran transportasi udara dan laut dinilai sangat vital dalam mendukung arus kunjungan.
Disisi lain, Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang di Aceh pada Desember 2025 tercatat sebesar 27,53 persen. Angka ini mengalami penurunan 3,74 persen poin dibandingkan November 2025 yang mencapai 31,27 persen.
Meski demikian, tren peningkatan kunjungan wisman diharapkan dapat mendorong pemulihan sektor perhotelan. Pemerintah daerah dan pelaku pariwisata terus diharapkan bersinergi memperkuat daya saing Aceh sebagai destinasi wisata internasional.