Kendi Simbol Penyatuan Adat Perkawinan Lampung

  • 17 Jan 2026 20:35 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kendi atau Kibuk menjadi salah satu benda budaya yang sarat makna dalam tradisi adat Lampung.

Koleksi ini dapat dijumpai di Museum Lampung sebagai bagian dari warisan budaya yang masih dikenalkan kepada masyarakat hingga kini.

Dalam adat Lampung, Kendi atau Kibuk melambangkan simbol laki-laki dan perempuan. Benda ini digunakan dalam prosesi perkawinan adat sebagai tempat air suci yang memiliki peran penting dalam penyatuan kedua mempelai.

Air yang terdapat di dalam Kibuk disiramkan pada kedua ujung ibu jari kaki mempelai laki-laki dan perempuan yang disatukan atau dipertemukan dalam waktu bersamaan. Prosesi ini menandakan bahwa kedua mempelai telah resmi menjadi suami istri secara adat.

Makna air Kibuk sendiri memiliki filosofi yang mendalam. Air tersebut dimaknai sebagai simbol penyejuk dan pendamai bagi kedua mempelai dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.

Selain itu, air Kibuk juga mengandung doa agar pasangan yang menikah dikaruniai keturunan, baik laki-laki maupun perempuan.

Melalui koleksi Kendi atau Kibuk, Museum Lampung tidak hanya menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjaga nilai-nilai adat dan filosofi kehidupan masyarakat Lampung.

Pengenalan makna simbolik ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman dan penghargaan generasi muda terhadap kekayaan budaya daerah.

Rekomendasi Berita