Cek Fakta: Benarkah Kucing Mengerti Bahasa Manusia?
- 07 Mar 2026 13:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Bagi Anda yang mempunyai kucing di rumah, tentu pernah mengajaknya mengobrol atau sekadar melakukan interaksi singkat kepada mereka. Akan tetapi, benarkah anabul menggemaskan yang satu ini mengerti apa yang kita katakan?
Jawabannya: tidak persis seperti manusia memahami bahasa. Namun, riset menunjukkan mereka lebih peka terhadap kata, nada, dan konteks daripada yang kita kira.
Studi eksperimen yang dipublikasikan di Scientific Reports (2019) menemukan bahwa kucing domestik bisa membedakan nama mereka dari kata-kata. Artinya, kucing mengenali rangkaian bunyi tertentu yang sering diasosiasikan dengan dirinya.
Riset lanjutan oleh Takagi et al., 2022, menunjukkan kucing mampu memadankan nama dengan wajah kucing lain yang dikenal. Dengan kata lain, mereka bisa menghubungkan sebuah nama dengan siapa atau apa, meskipun tidak pernah diajari secara khusus.
Ulasan dan penelitian terhadap vokalisasi kucing menegaskan suara meow dan variasi vokal lain umumnya diarahkan ke manusia. Bentuknya dipengaruhi ko-adaptasi antara kucing dan pemiliknya sehingga kucing menggunakan nada, durasi, dan frekuensi untuk mengomunikasikan keadaan dirinya.
Namun, sayangnya manusia tidak selalu pandai menerjemahkan suara kucing. Penelitian yang memeriksa kapasitas orang mengklasifikasi meow menurut konteks seperti ingin makan atau grooming menunjukkan akurasi yang terbatas.
Jadi kenapa kucing terlihat seperti mengerti kita? Sebab, mereka peka pada kombinasi bunyi kata, intonasi, gesture, sehingga respons mereka dipicu makna praktis daripada pemahaman bahasa kita.
Kucing mungkin tidak mengerti bahasa atau kalimat komplek, tapi mereka mengerti hubungan antara suara tertentu dan konsekuensi sosial. Hal ini cukup untuk membuat interaksi harian terasa paham di kedua pihak.
Bagaimanapun, kasih sayang adalah bahasa yang menjelma sebagai ikatan antara manusia dan kucing. Kucing tetaplah teman setia yang dapat menjadi teman curhat dikala hari terasa melelahkan.
Baik mengerti bahasa kita ataupun tidak, mereka tetap membuat hidup terasa penuh warna. Jadi, mana yang lebih dekat dengan sifat kucing di rumah Anda?
(Penulis: Soniya Permata Surya)