Pecel dengan Aroma Daun Kecombrangnya Bikin Perut Keroncongan
- 28 Feb 2026 15:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kuliner tradisional Nusantara selalu memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Salah satunya adalah pecel, hidangan berbahan dasar aneka sayuran rebus yang hingga kini tetap digemari lintas generasi. Di Kota Bandung, pecel menjadi salah satu menu sederhana yang tak pernah kehilangan penikmatnya.
Pecel dikenal sebagai makanan khas Indonesia yang terdiri dari berbagai macam sayuran rebus, seperti kacang panjang, kecowis, toge, hingga daun kecombrang. Perpaduan sayuran segar dengan siraman bumbu kacang yang gurih dan manis menciptakan cita rasa khas yang sulit ditolak.
Bumbu pecel umumnya terbuat dari kacang tanah yang digoreng, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula merah serta bumbu pelengkap lainnya. Tekstur kental dengan rasa gurih-manis yang seimbang menjadi daya tarik utama kuliner ini. Di beberapa tempat, tambahan cabai memberikan sensasi pedas yang semakin menggugah selera.
Di Bandung sendiri, pedagang pecel mudah ditemui, baik di pasar tradisional maupun di pinggir jalan. Meski tergolong makanan sederhana, pecel justru banyak diburu karena rasanya yang khas dan harganya yang terjangkau.
Salah seorang pembeli, Yuni, mengaku sudah lama menyukai pecel. Menurutnya, salah satu daya tarik utama pecel terletak pada penggunaan daun kecombrang yang memberikan aroma wangi dan rasa unik.
“Saya sudah lama suka pecel. Yang bikin menarik itu daun kecombrang nya, aromanya wangi dan rasanya jadi lebih nikmat,” ujar Yuni, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menambahkan, harga pecel yang ramah di kantong membuat makanan ini semakin digemari berbagai kalangan. Tidak jarang pembeli rela mengantre demi mendapatkan seporsi pecel favoritnya.
“Dengan harga yang sangat terjangkau, pecel banyak diburu pembeli. Bahkan sampai rela antre berdesakan. Dari anak muda sampai orang dewasa suka, apalagi kalau ditambah kerupuk sebagai topping-nya,” tambahnya.
Selain lezat dan ekonomis, pecel juga dinilai sebagai pilihan makanan yang relatif sehat karena didominasi sayuran rebus. Kombinasi serat dari sayuran dan protein nabati dari kacang tanah menjadikan pecel sebagai menu yang mengenyangkan sekaligus bernutrisi.
Keberadaan pecel di tengah gempuran kuliner modern membuktikan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat istimewa. Kesederhanaan rasa dan kekayaan aroma, terutama dari daun kecombrang, menjadi alasan kuat mengapa pecel tetap eksis dan dicintai masyarakat hingga kini.