Kuliner Khas Sunda dikenal Dengan Manis dan Tekstur Lembut
- 09 Mar 2026 14:27 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung : Awug merupakan salah satu makanan tradisional khas Sunda yang dikenal dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut. Kue ini terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang dikukus menggunakan cetakan bambu khas.
Dilansir dari jadesta.kemenpar.go.id. Senin 9 maret 2026, sejarah awug dipercaya sudah ada sejak lama di masyarakat pedesaan Jawa Barat. Makanan ini muncul sebagai hasil kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar mereka.
Nama awug sendiri berasal dari bahasa Sunda yang menggambarkan bentuk makanan yang berbutir dan tidak terlalu padat. Tekstur tersebut tercipta dari campuran tepung beras yang dikukus bersama kelapa parut.
Pada masa dahulu, awug sering dibuat sebagai hidangan keluarga atau suguhan saat berkumpul bersama. Aroma khas dari kukusan bambu membuat cita rasa awug semakin unik dan menggugah selera.
Proses pembuatan awug terbilang sederhana namun membutuhkan ketelatenan. Adonan tepung beras dicampur gula merah lalu dimasukkan ke dalam cetakan bambu sebelum dikukus hingga matang.
Di beberapa daerah di Jawa Barat, awug juga sering dijual sebagai jajanan pasar tradisional. Penjual biasanya menyajikan awug yang masih hangat sehingga aroma kelapa dan gula merah terasa lebih kuat.
Seiring perkembangan zaman, awug tetap bertahan sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional Sunda. Banyak masyarakat yang masih menjaga resep turun-temurun agar cita rasanya tidak berubah.
Kini awug tidak hanya dikenal di pedesaan, tetapi juga mulai diperkenalkan di berbagai acara kuliner dan festival makanan tradisional. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa warisan kuliner lokal memiliki nilai budaya yang patut dilestarikan.