10 Wisata Air Terjun, Pesona Jawa Barat

  • 07 Mar 2026 06:20 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung : Jawa Barat bukan hanya terkenal dengan pesona gunung, pantai, dan kulinernya yang menggoda. Di sini juga ada wisata curug atau air terjun yang menawarkan panorama unik, udara sejuk, serta nuansa alam menenangkan.

Seperti dilansir, disparbud.jabarprov.co.id, sabtu 7 maret 2026. Dari beberapa destinasi, sedikitnya ada 10 curug indah yang bisa dikunjungi. Masing-masing curug punya karakteristik tersendiri sehingga memberikan kesan berbeda kepada para wisatawan. Berikut ulasannya:



1. Curug Citambur

Curug Citambur berada di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Lokasinya sangat asri karena dikelilingi perbukitan hijau, sawah, serta perkebunan teh.

Di balik keindahannya, ada cerita unik sehingga destinasi ini dinamai Curug Citambur. Nama tersebut muncul karena suara derasnya air yang jatuh dari ketinggian di atas 100 meter.

Suara gemuruh itu bisa terdengar dari jauh, terutama saat debit air sedang tinggi. Oleh warga sekitar, gemuruh yang sangat kuat itu dianggap mirip tabuhan bedug dan dari situlah asal nama Curug Citambur.

Hingga kini Curug Citambur masih menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Barat khususnya Kabupaten Cianjur. Curug ini sangat cocok bagi yang mencari ketenangan alam pedesaan dan jauh dari hiruk pikuk kota.

2. Curug Malela

Curug ini sering diebut sebagai Air Terjun Niagara versi mini. Lokasinya terletak di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

Curug Malela memiliki tinggi 70 meter dengan lebar hampir 100 meter. Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri trek perbukitan yang masih asri dan dikelilingi hijaunya pepohonan.

Waktu terbaik mengunjungi curug ini yaitu ketika musim kemarau karena kondisi jalan lebih aman dan air terlihat lebih jernih. Namun saat musim hujan tiba, debit air akan lebih deras sehingga menambah estetika curug ini ketika difoto.

3. Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjung berada dalam kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Lokasinya terletak di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Curug ini memiliki tinggi 45–60 meter, dengan tebing batu andesit berwarna cokelat kemerahan yang membuat keberadaannya terlihat kokoh. Selain itu, lanskapnya dikelilingi tebing batu purba yang kabarnya sudah berusia jutaan tahun.

Dibanding curug lain di kawasan Geopark Ciletuh, Cimarinjung termasuk yang paling mudah dijangkau dari jalan raya. Dari area parkir, pengunjung cukup berjalan kaki sebentar untuk menikmati keindahan Curug Cimarinjung.

4. Curug Sodong

Sama seperti Curug Cimarinjung, Curug Sodong juga berada di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Curug ini punya dua aliran air yang berdampingan dengan tinggi sekitar 20 meter.

Karena bentuknya itu, Curug Sodong juga dijuluki Curug Kembar oleh para wisatawan. Daya tarik lainnya yang ada di destinasi ini adalah keberadaan gua alami di balik jatuhnya air terjun.

Pengunjung bisa masuk ke dalam gua kecil tersebut untuk melihat curug dari balik tirai air. Suasana di lokasi sangat asri karena dikelilingi pepohonan tinggi. Lanskapnya yang indah dan unik menjadikan Curug Sodong sebagai destinasi favorit untuk wisatawan yang hobi fotografi.



5. Curug Leuwi Hejo

Curug Leuwi Hejo menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Bogor. Meski tinggi curug hanya sekitar 5–7 meter, tapi jatuhan airnya dapat membentuk kolam jernih yang dalam dan pas untuk berenang.

Curug ini berada di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Namanya diambil dari kata 'Leuwi' yang dalam bahasa Sunda artinya kolam atau cekungan sungai.

Sedangkan Hejo berarti hijau yang merupakan warna air di kolam sehingga curug ini sering disebut Green Canyon dari Bogor. Di sekitar Curug Leuwi Hejo, juga ada destinasi lainnya seperti Curug Leuwi Lieuk dan Curug Leuwi Cepet.

Lokasinya yang dekat dekat Kota Bogor dan Kota Jakarta, menjadikan curug ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

6. Curug Ibun Pelangi

Curug Ibun Pelangi merupakan salah satu hidden gem di Kabupaten Majalengka. Curug ini dikelilingi tebing batu berlapis-lapis yang terbentuk dari proses geologi jutaan tahun silam.

Nama Ibun Pelangi berasal dari kabut air (ibun) yang terkena sinar matahari. Dari proses tersebut, alhasil sering muncul pelangi di sekitar air terjun.

Karena lokasinya agak tersembunyi, suasananya relatif tenang dibanding curug wisata yang sudah ramai. Ditambah pepohonan rindang dan udara sejuk, destinasi ini menjadi favorit wisatawan yang datang ke Majalengka.

7. Curug Cipeuteuy

Curug Cipeuteuy juga ada di Kabupaten Majalengka. Yang menjadi keunggulan curug ini adalah keberadaan kolam buatan dengan batu-batu tertata sehingga memudahkan pengunjung untuk berenang atau sekadar bermain air.

Dinamakan Curug Cipeuteuy, konon karena dulunya di sekitar air terjun banyak ditumbuhi pohon-pohon petai. Meski bukan air terjun besar dan tinggi seperti Citambur atau Malela, curug ini tetap asyik dinikmati karena dianggap aman untuk melakukan aktivitas renang.

Selain itu, pengunjung juga dapat camping di area yag telah disediakan. Suhu di tempat ini sangat sejuk dan segar, khas udara di pegunungan karena berada di kaki Gunung Ceremai.

8. Curug Cikurutug

Curug ini terletak di Desa Cicurug, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Lokasinya masih satu kawasan dengan beberapa curug lain di Cianjur yang jadi destinasi alam tersembunyi.

Curug ini punya ketinggian sekitar 45–50 meter. Bentuknya agak bertingkat dengan aliran air yang cukup deras. Di bawah curug terdapat kolam alami yang bisa digunakan untuk bermain air.

Jalurnya masih alami, melewati perkebunan dan jalan setapak, cocok untuk pecinta petualangan yang suka eksplorasi curug tersembunyi.

9. Curug Sawer

Destinasi ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Untuk menuju lokasi, pengunjung biasanya melewati Situ Gunung Suspension Bridge yang merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara.

Tinggi Curug Sawer sekitar 35 meter dengan aliran air deras yang menyegarkan. Curug ini menjadi salah satu spot favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sukabumi.

Konon, dulu curug ini sering dipakai masyarakat untuk ritual penyucian diri atau 'saweran' upacara adat. Seiring berjalannya waktu, curug ini lebih dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata.

10. Curug Cikondang

Curug Cikondang terletak di Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Curug ini mendapat julukan "Niagara Mini" karena bentuknya yang melebar hingga sekitar 30 meter dengan ketinggian mencapai 50 meter.

Air terjun ini bukan hanya menyajikan panorama indah, tetapi juga menjadi spot menantang untuk canyonering yaitu kegiatan mengeksplor air terjun yang menggabungkan trekking, rappelling, dan melintasi aliran air dengan perlengkapan khusus. Wisatawan bisa merasakan pengalaman menuruni tebing air terjun ini dengan sensasi adrenalin yang luar biasa.

Rekomendasi Berita