Peran Penting Elemen Musik dalam Karakter Sebuah Lagu

  • 11 Mar 2026 19:12 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Setiap elemen musik memiliki peran penting dalam membangun karakter sebuah lagu. Instrumen dan vokal itu seperti warna dalam lukisan, ketika dipadukan dengan tepat akan menciptakan suasana yang berbeda.

Hal itu dikemukakan Chandra Hasan, dalam Pandiran Baisukan, Pro 4 RRI Banjarmasin, Rabu, 11 Maret 2026. Pandiran Baisukan bersama Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) mengangkat topik “Proses Pembuatan Karya Musik (Komposisi Bentuk Instrumen dan Vokal)”.

Dalam sesi tersebut, Chandra memutarkan tiga karya musik yang kemudian dibedah langsung komposisinya. Lagu pertama berjudul “Satu Kata” menampilkan perpaduan gitar akustik dan bass tanpa vokal yang menghadirkan nuansa instrumental sederhana namun tetap kuat.

“Kadang komposisi tidak harus ramai. Dua instrumen saja bisa membangun suasana yang kuat jika penataannya tepat,” ujar Purnawirawan TNI-AD berpangkat Lwetkol ini.

Selanjutnya lagu kedua berjudul “Lamunan” memadukan petikan gitar akustik dengan ambience suara alam sehingga menghadirkan suasana reflektif dan menenangkan. Sementara lagu ketiga “Terlanjur Jatuh” memadukan gitar akustik dengan vokal dari Yolanda yang memberikan nuansa emosional pada komposisinya.

Chandra Hasan menjelaskan, konsep harmoni dalam musik tidak selalu harus sepenuhnya seimbang. Dalam perkembangan musik modern, ketidakseimbangan justru sering digunakan untuk menciptakan kedalaman emosi dan karakter yang unik dalam sebuah karya.

“Kadang keindahan justru lahir dari ketidakseimbangan yang teratur. Dalam komposisi musik, pola kalimat tidak selalu harus simetris seperti 4+4, bisa saja 3+5 atau bentuk lain yang memberi rasa baru bagi pendengar,” ucapnya.

Chandra mengatakan, inspirasi dalam membuat komposisi musik juga bisa datang dari fenomena alam. Bentuk awan, aliran sungai, atau susunan bintang yang tidak simetris sering kali menghadirkan keindahan yang alami.

“Alam itu tidak pernah benar-benar simetris, tapi tetap indah. Prinsip itu juga bisa diterapkan dalam komposisi musik,” ujarnya

Rekomendasi Berita