Inovasi Teknologi Skrining untuk Mendeteksi Penyebaran TBC
- 07 Mar 2026 10:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis atau TBC terus mengalami perkembangan. Upaya tersebut melalui berbagai inovasi teknologi dan program kesehatan masyarakat.
"Para tenaga kesehatan kini mulai memanfaatkan teknologi skrining cepat serta edukasi digital untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran penyakit ini lebih dini," ujar Siska Perawat Terampil Puskesmas Kayu Tangi dalam dialog Indonesia Sehat Pro1 RRI Banjarmasin, Jumat 6 Maret 2026.
Siska mengatakan, TBC masih menjadi salah satu penyakit menular yang menjadi perhatian di dunia, bahkan di Indonesia termasuk Kalimantan Selatan, Data World Health Organization (WHO), jutaan orang masih terinfeksi setiap tahun, oleh karena itu inovasi dalam pencegahan menjadi langkah penting untuk menekan angka penularan.
" Teknologi ini membantu para tenaga medis untuk mengidentifikasi kemungkinan TBC lebih cepat dibandingkan metode konvensional," ucap Siska.
Inovasi ini juga memberikan informasi mengenai gejala TBC serta cara penularan dan langkah pencegahannya. Seperti menjaga ventilasi rumah, etika batuk, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan jika mengalami batuk berkepanjangan.
Dengan diterapkannya program skrining TBC ini diharapkan petugas kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke masyarakat menggunakan alat tes molekuler cepat. Metode ini dinilai efektif untuk menemukan kasus TBC secara dini sehingga penularan dapat segera dihentikan.
Para tenaga kesehatan berharap kombinasi teknologi, edukasi masyarakat, dan deteksi dini dapat mempercepat upaya pengendalian TBC. Dengan adanya inovasi-inovasi tersebut diharapkan angka penularan TBC dapat terus menurun dan target eliminasi TBC di masa depan dapat tercapai.