Generasi Z Rentan Terjebak Perbandingan Sosial
- 14 Mar 2026 19:10 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Generasi Z dinilai rentan terjebak dalam perbandingan sosial, terutama ketika berada pada fase pencarian jati diri di usia dewasa awal. Hal tersebut disampaikan Konselor Aku Temanmu, Fita Berliana, dalam dialog Teman Ngabuburit bersama RRI Pro 2 Banten, Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut Fita Berliana, perbandingan sosial sering menjadi salah satu penyebab munculnya tekanan psikologis pada generasi muda. Banyak anak muda merasa tertinggal ketika melihat pencapaian teman sebaya yang dianggap lebih maju.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut semakin diperkuat oleh perkembangan media sosial yang menampilkan berbagai pencapaian seseorang secara terbuka sehingga mudah dibandingkan oleh pengguna lainnya. “Banyak anak muda merasa tertinggal karena melihat teman-temannya sudah mencapai hal tertentu lebih dulu,” ujarnya.
Padahal menurutnya, setiap orang memiliki titik awal kehidupan yang berbeda. Perbedaan latar belakang keluarga, pendidikan, hingga kesempatan yang diperoleh turut memengaruhi perjalanan hidup seseorang. Fita mengatakan tidak semua orang harus memiliki tujuan hidup yang sama atau berkembang dengan cara yang identik. “Setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda karena titik awal dan tujuan hidupnya juga tidak sama,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan seseorang tidak selalu harus ditunjukkan melalui pencapaian karier atau status sosial. Proses belajar, pengalaman hidup, serta pengembangan kemampuan juga merupakan bagian penting dari perjalanan seseorang.
Karena itu, generasi Z diharapkan lebih fokus pada proses hidup yang sedang dijalani daripada terus membandingkan diri dengan orang lain. “Yang terpenting adalah fokus pada proses hidup kita sendiri dan menjalani pilihan yang diyakini terbaik,” ucapnya.